Home News Aceh mulai musim kemarau, BMKG ingatkan masyarakat terkait karhutla
News

Aceh mulai musim kemarau, BMKG ingatkan masyarakat terkait karhutla

Share
Aceh mulai musim kemarau, BMKG ingatkan masyarakat terkait karhutla
Ilustrasi, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Aceh. (FOTO ANTARA/dok)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Provinsi Aceh sudah memasuki musim kemarau sehingga berpotensi muncul titik panas yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kebakaran pemukiman.

“Iya, kita sudah memasuki musim kemarau, jadi masyarakat perlu waspadai kebakaran hutan maupun kebakaran pemukiman,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad, dikutip dari laman Antara, Jumat (25/2/2023).

Ia menjelaskan meskipun sudah memasuki awal musim kemarau, namun kondisi cuaca di provinsi paling barat Indonesia itu masih tetap berpotensi diguyur hujan, dengan intensitas ringan dan tidak menyeluruh.

Akan tetapi, kata Zakaria, yang paling penting diwaspadai saat ini adalah kemunculan titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama mulai dari Kabupaten Aceh Besar hingga ke wilayah barat selatan Aceh seperti Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya.

Begitu juga untuk wilayah Aceh bagian utara timur, khususnya di bagian pesisir. Sedangkan wilayah utara timur bagian pegunungan masih dalam kondisi aman dari potensi titik panas seperti Bireuen, dan Aceh Timur bagian utara.

“Sedangkan Aceh Tamiang bagian utara ini juga harus waspada terhadap timbulnya titik panas,” ujarnya.

Selain itu, kata Zakaria, musim kemarau itu juga bisa menyebabkan pepohonan, dedaunan serta kayu-kayu mulai kering dan rontok, sehingga ketika ada percikan api saat masyarakat membakar sampah, maka bisa terjadi kebakaran pemukiman.

Sebab itu, BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi hal yang menjadi pemicu kebakaran pemukiman, seperti membakar sampah tanpa mengawasi, serta meminimalisir karhutla dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Dalam dua tiga hari ke depan, kondisi cuaca kita cerah berawan. Namun, ada potensi hujan ringan yang tidak merata di sebagian kabupaten/kota,” ujarnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Temui MenkoYusril, Wagub Fadhlullah Perkuat Lobi Strategis untuk Masa Depan Aceh

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), didampingi Bupati Aceh Tengah...

News

Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya Dikebut Sesuai Jadwal

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, didampingi Asisten Administrasi Umum...

News

Biaya Haji 2027 Turun Jadi Rp 54,6 Juta Per Jemaah

POPULARITAS.COM – Pemerintah dan DPR menyepakati biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2027...

News

Gelombang Tinggi 4 Meter Hantam Perairan Ini pada 7-10 Oktober 2026

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang...

Exit mobile version