Home News Banjir rendam tiga kecamatan di Nagan Raya, jalan nasional lintas barat macet total
News

Banjir rendam tiga kecamatan di Nagan Raya, jalan nasional lintas barat macet total

Share
Banjir rendam tiga kecamatan di Nagan Raya, jalan nasional lintas barat macet total
Jalan nasional di wilayah Nagan Raya terendam banjir hingga terjadi kemacetan. FOTO : BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Wilayah Nagan Raya terendam banjir lantaran hujan deras yang terjadi sepekan terakhir hingga meluapnya debit air di Krueng Kulu dan Krueng Tadu.

Selain merendam pemukiman warga di tiga kecamatan, banjir juga menggenangi jalan lintas nasional di wilayah tersebut.

Plt Kalaksa BPBA, Fadmi Ridwan mengatakan, tiga kecamatan yang terendam banjir yakni wilayah Kecamatan Tadu Raya, Kecamatan Beutong dan Kecamatan Kuala.

Di jalan lintas wilayah Kecamatan Tadu Raya, banjir menyebabkan kemacetan. Banyak kendaraan yang terpaksa menepi dan menunggu hingga air surut. “Kondisi terakhir berdasarkan laporan yang diterima banjir belum juga surut,” ujarnya, Senin (13/5/2024).

Hingga kini BPBD setempat masih mendata korban terdampak banjir dan berkoordinasi dengan pihak lainnya untuk penanganan. “Selain hujan deras, wilayah Nagan Raya juga dilanda angin kencang,” pungkas Fadmi Ridwan.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version