Home News BMKG catat gempa dangkal guncang sejumlah wilayah di Indonesia
News

BMKG catat gempa dangkal guncang sejumlah wilayah di Indonesia

Share
Ilustrasi - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi pada pukul 23.07 WIB di 733 km Tenggara Keerom Papua, Selasa (18/4/2023). (ANTARA/Ahmad Faishal)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan kurang dari magnitudo 5,0 terjadi di dua wilayah di Indonesia pada Selasa (18/4/2023) yaitu di wilayah Melonguane Sulawesi Utara dan Tenggara Keerom Papua.

Dikutip dari akun twitter @infoBMKG, Rabu (19/4/2023) dini hari, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi pada pukul 23.07 WIB di 733 km Tenggara Keerom Papua. Gempa berkedalaman 10 km tersebut berada pada koordinat 4.05 LS dan 147.33 BT.

Selanjutnya, pihak BKMG juga mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 berpusat di 451 km Timur Laut Melonguane Sulawesi Utara. Pusat gempa tersebut berada pada koordinat 8.06 LU dan 126.82 BT pada kedalaman 220 Km.

Sebelumnya, laman bmkg.go.id juga mencatat terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 4 di Kabupaten Kolaka Utara pada pukul 20.25 WIB dan berpusat di laut 79 km Barat Daya Lasusua. Gempa berkedalaman 5 km tersebut berada pada koordinat 3.52 LS dan 120.81 BT.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version