Home News Dampingi Bardan Sahidi sebagai Calon Wakil Bupati Aceh Tengah, ini pendapat Ibnu Hajar tentang Karimansyah
News

Dampingi Bardan Sahidi sebagai Calon Wakil Bupati Aceh Tengah, ini pendapat Ibnu Hajar tentang Karimansyah

Share
Dampingi Bardan Sahidi sebagai Calon Wakil Bupati Aceh Tengah, ini pendapat Ibnu Hajar tentang Karimansyah
Calon Wakil Bupati Aceh Tengah Karimansyah
Share

POPULARITAS.COM – Tokoh Gayo yang juga mantan Sekda Aceh Tengah, Ibnu Hajar Laut Tawar memberikan pandangannya terhadap Karimansyah, yang pernah menjadi bawahannya di Pemerintahan.

Keduanya kini berstatus mantan Sekda Aceh Tengah, di periode yang berbeda.

Menurut Ibnu Hajar, dikatakan orang baik, dan pas untuk dipakai dalam bekerja, mengikuti perkembangan serta mampu merangkul.

“Kuatas mupucuk lemi, ku bumi mujantang tegep, ku kuwen pane mujangko, ku kiri pane munawen. Begitulah, kalau dalam bahasa Gayo, sosok Karimansyah,” kata Ibnu Hajar, beberapa waktu lalu.

Majunya Karimansyah menjadi calon wakil Bupati Aceh Tengah, mendampingi Bardan Sahidi, Ibnu Hajar berpendapat, menurut kajian ilmu sosial dan pendekatan kemasyarakatan, Bardan Sahidi merupakan orang yang memiliki ilmu sosial dan mudah berbaur dengan masyarakat.

“Sedangkan Karimansyah merupakan orang yang telah dikenal masyarakat. Jadi, apabila keduanya dipadukan dimana satu punya modal sosial dan yang satunya punya modal kepercayaan, maka tidak menemukan kesulitan untuk menempuh kontestasi ini,” terang Ibnu Hajar.

Disampaikan lagi, melihat kondisi Aceh Tengah saat ini, yang menurut banyak kalangan sedang tidak baik-baik saja, Ibnu Hajar menjawab dengan pepatah Gayo.

“Kalau akal sudah berjamaah, ilmu sudah mudarus kalau dengan musyawarah, semua masalah akan dapat diselesaikan,” katanya.

“Dan Kariman, orang yang mau bermusyawarah, dan tidak duyus (akal diri tidak temus, akal jema gere lulus). Kariman bukan itu tipenya, dia adalah orang yang menerima sepanjang saran itu positif,” tambahnya.

Ia pun berharap, jika terpilih nantinya pasangan Beriman (Bersama Bardan-Kariman), Aceh Tengah dapat menjadi lebih baik.

“Kedua pasangan ini, bisa saling mengingatkan. Kariman bisa mengingatkan Bardan. Minsalnya begini, win ingetko ke pesan edet, maka Bardan harus teringat, mana yang hak dan mana yang bathil,” katanya.

“Tapi, kalau orang yang kurang memahami agama dan kurang memahami edet, itu musthahil bisa teratasi. Di pasangan Beriman ini, kita lihat ada potensi, jika ada yang bekerja diluar garis, maka kita akan mudah mengingatkannya,” demikian Ibnu Hajar.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version