Home News Ketua KPK ajak kader PAS Aceh berpolitik cerdas menyongsong Pemilu 2024
NewsPolitik

Ketua KPK ajak kader PAS Aceh berpolitik cerdas menyongsong Pemilu 2024

Share
Ini kata Firli Bahuri terkait putusan MK yang perpanjang masa jabatan pimpinan KPK RI
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu untuk PAS Aceh, di Hotel Hermes, Banda Aceh, Rabu (15/3/2023).
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak seluruh kader Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh untuk berpolitik dengan cerdas dan berintegritas dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang.

Dua poin tersebut, kata Firli, menjadi kunci utama bagi masyarakat Aceh untuk mendapatkan pemimpin yang benar-benar bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

“Kita tidak bisa berpolitik tanpa cerdas dan berintegritas. Kalau cerdas saja pasti akan mengabaikan integritas padahal korupsi itu terjadi karena kurangnya integritas,” kata Firli dalam pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu untuk PAS Aceh, di Banda Aceh, Rabu (15/3/2023).

Menurutnya, setiap pemuda maupun kader parpol, wajib memaknainya sebagai semangat pemersatu dan komitmen untuk bekerja demi kepentingan masyarakat.

“Kalau hari ini ada PAS Aceh seharusnya tujuannya ini dapat mewujudkan tujuan negara. Kalau nanti kader PAS Aceh menjadi anggota dewan, Walikota/bupati, gubernur, tujuan negara ini harus dikedepankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Firli mengingatkan jabatan politik memiliki kerawanan tindak pidana korupsi. Hal itu lantaran, setiap tahapan manajemen mulai dari perencanaan, pengesahan, implementasi, hingga evaluasi memiliki celah-celah kerawanan.

Oleh karenanya, sambung Firli jika para kader PAS Aceh dapat duduk menjadi wakil rakyat maka harus dapat menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, kematian ibu melahirkan, kematian bayi, indeks pembangunan manusia, meningkatkan pendapatan perkapita, dan angka gini ratio.

“Tujuan ini bisa kita wujudkan jika sudah tidak ada korupsi. Kalau masih ada korupsi tidak akan bisa mewujudkan tujuan negara ini,” tegasnya.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version