Home Teknologi Notifikasi WhatsApp Bakal Bisa Diatur Berdasarkan Prioritas?
Teknologi

Notifikasi WhatsApp Bakal Bisa Diatur Berdasarkan Prioritas?

Share
Share

POPULARITAS.COM – Sistem operasi Android 8.0 Oreo memiliki fitur notification channels di mana pengguna bisa mengelompokkan dan mengatur cara ponsel memberi alert notifikasi berdasarkan prioritas, misalnya apakah akan disertai bunyi, getaran, atau tidak.

WhatsApp agaknya sedang menyiapkan pembaruan aplikasinya agar mendukung notification channels di Android Oreo. Hal ini diketahui dari segelintir pengguna perangkat berbasis Oreo yang menjalankan aplikasi WhatsApp beta mulai versi 2.18.18.

Menurut laporan yang beredar seperti dilansir kompas.com, dalam versi beta tersebut, WhatsApp menampilkan 10 kanal notifikasi, yakni group notification, message notification, chat history backup, critical app alert, failure notifications, media playback, sending media, silent notifications, other notifications, dan uncategorized.

Masing-masing kanal tersebut memiliki setting yang bisa diatur secara individual berdasarkan jenis notifikasi yang bersangkutan. Pengguna bisa mengatur prioritas pemberitahuan dari notifikasi yang tersedia.

Misalnya, apabila tidak ingin mendapatkan pemberitahuan dari obrolan grup atau chat backup, notifikasi tersebut dapat dibuat agar tak membuat ponsel berbunyi atau bergetar. Bisa juga dimatikan (disable) sama sekali sehingga tak muncul di tray notifikasi.

Dengan begini, sesuai tujuan fungsi notification channels di Android Oreo, pengguna WhatsApp pun tidak akan terganggu oleh notifikasi yang tidak penting dan bisa fokus pada pemberitahuan yang diinginkan saja.

Berdasarkan informasi yang dikutip KompasTekno dari Gadgets Now Jumat (2/2/2018), fitur 10 kanal notifikasi WhatsApp masih berstatus “beta” dan baru bisa diakses oleh sebagian pengguna perangkat Android Oreo saja.

Namun, tak menutup kemungkinan fitur yang bisa dipakai mengatur alert notifikasi berdasarkan jenis dan prioritasnya ini bakal segera muncul dalam update WhatsApp versi final nanti.

Di samping itu, WhatsApp juga dikabarkan tengah menguji fitur lain yakni WhatsApp Pay. Bekerja sama dengan sejumlah bank yang tersebar di penjuru dnia, fitur ini nantinya memungkinkan pengguna melakukan transaksi jual beli yang dilakukan melalui WhatsApp.

Konon WhatsApp Pay bakal diduetkan dengan WhatsApp bisnis yang sudah bisa diunggah di seluruh dunia pada Januari lalu.[acl]

Share
Tulisan Terkait
NewsTeknologi

Komdigi Tindak 3,7 Juta Situs dan Konten Bermuatan Judol dari Oktober 2024 hingga Juli 2026

POPULARITAS.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeklaim telah menindak 3,7 juta...

NewsTeknologi

AI Diprediksi Picu PHK Makin Besar, 200 Ekonom Minta Dunia Bertindak

POPULARITAS.COM – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang dipicu teknologi kecerdasan...

NewsTeknologi

Wamenkomdigi: Diplomasi Chip Jadi Instrumen Strategis Indonesia di Era AI

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan diplomasi...

NewsTeknologi

Masih Kalah Cerdas dari Tikus, Ilmuwan Sebut AI Belum Bisa Memahami Dunia Nyata

POPULARITAS.COM – Kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini kini mampu...

Exit mobile version