Home News Ombudsman buka gerai pengaduan di Ulee Kareng
News

Ombudsman buka gerai pengaduan di Ulee Kareng

Share
Ombudsman RI Perwakilan Aceh membuka gerai pengaduan masyarakat di Puskesmas Ulee Kareng, Banda Aceh. (Ombudsman)
Share

POPULARITAS.COM – Ombudsman RI Perwakilan Aceh membuka gerai pengaduan langsung di Puskesmas Ulee Kareng, Banda Aceh sejak Rabu (28/2/2024) kemarin.

Kepala Keasistenan Bidang PVL Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Nurul Nabila mengungkapkan, gerai pengaduan ini dibuka dalam menanggapi banyaknya keluhan masyarakat soal layanan kesehatan yang diterima.

“Selain itu, kami juga ingin mendekatkan akses layanan Ombudsman ke masyarakat,” ujarnya kepada popularitas.com dalam keterangan yang diberikan, Kamis (29/2/2024).

Nurul menjelaskan, masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan pengaduan langsung, namun juga dapat berkonsultasi seputar isu pelayanan publik.

“Laporan yang kami terima di antaranya tentang lamanya layanan saat pendaftaran, rujukan dan layanan puskesmas pembantu (pustu) yang belum optimal,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, beberapa keluhan yang disampaikan oleh masyarakat akan ditindaklanjuti langsung oleh Ombudsman.

“Selain itu ada juga masyarakat yang hanya datang untuk sekadar berkonsultasi terkait masalah layanan publik lainnya yang tidak terbatas pada subtansi kesehatan saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty menegaskan, penyelenggara tidak perlu alergi menerima laporan atau keluhan masyarakat.

“Banyaknya laporan terhadap penyelenggara layanan menunjukkan bahwa masyarakat peduli terhadap layanan publik yang menjadi haknya,” katanya.

Menurutnya, pengaduan masyarakat pengguna layanan tidak hanya berguna untuk mencari akar masalah dan menyelesaikannya, tetapi juga memberi manfaat sebagai bahan evaluasi berkesinambungan untuk peningkatan kualitas layanan.

Selain itu, sambungnya, laporan masyarakat bisa menjadi dasar penetapan berbagai program dan kebijakan.

“Laporan ini dapat pula memberi informasi awal, jika ada kebijakan seputar layanan kesehatan yang memerlukan peninjauan atau pengkajian, sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” ucap Dian.

Ombudsman berkomitmen, kegiatan “jemput bola” pengaduan masyarakat ini akan berlangsung hingga depan.

“Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan juga di empat lokasi lainnya di kota Banda Aceh,” pungkas Dian menutup keterangannya.

Share
Tulisan Terkait
News

Dinilai tak layak, BGN tutup 2 ribu dapur MBG 

POPULARITAS.COM – Sebanyak lebih dari 2.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, ditutup...

News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

Exit mobile version