Home Internasional Perwira Angkatan Darat Amerika mundur bentuk protes negaranya dukung Israel 
Internasional

Perwira Angkatan Darat Amerika mundur bentuk protes negaranya dukung Israel 

Share
Perwira Angkatan Darat Amerika mundur bentuk protes negaranya dukung Israel 
Orang-orang memeriksa kerusakan pascaserangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 26 Desember 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Share

POPULARITAS.COM – Sikap menolak campur tangan dan dukungan Amerika Serikat atas perang Israel di Palestina, tidak hanya mendapatkan penolakan dari luar, namun juga dari warganya, tak terkeculi dari para perwira negara tersebut.

Salah satunya, Harrison Mann, perwira Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat, menyatakan undur diri atas dukungan Amerika Serikat tak terbatas kepada Israel.

Surat pengunduran Harrison Mann, Ia publikasikan lewat LinkedIn. Mann merasa berkontribusi terhadap hal tersebut dan mengatakan, “Hal ini membuat saya malu dan bersalah.”

“Dukungan tanpa syarat ini juga mendorong eskalasi secara sembrono yang berisiko menimbulkan perang lebih lebih luas,” kata dia seperti dikutip Anadolu yang diwartakan Antara, Selasa (14/5/2024).

Bulan lalu, Hala Rharrit, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, juga mengundurkan diri sebagai protes atas kebijakan pemerintahan Biden di Jalur Gaza.

Rharrit telah menjabat berbagai peran di Kemlu sejak 2005 dan menjadi juru bicara Timur Tengah dan Afrika Utara sejak Agustus 2022.

Dia adalah pejabat Kemlu ketiga yang mengundurkan diri secara terbuka sejak 7 Oktober, menyusul Annele Sheline, pejabat urusan luar negeri di Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Perburuhan, yang mundur bulan lalu.

Kemudian Josh Paul, mantan direktur Biro Politik-Urusan Militer, secara terbuka mengumumkan pengunduran dirinya pada Oktober 19.

Israel melancarkan serangan militer di Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Lebih dari 35.000 warga Palestina terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan 78.700 lainnya terluka akibat kehancuran massal di Gaza.

Lebih dari tujuh bulan sejak perang Israel meletus, sebagian besar wilayah Gaza hancur, memaksa 85 persen penduduk wilayah kantong tersebut mengungsi di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan, demikian catatan PBB.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan Tel Aviv untuk memastikan bahwa pasukannya tidak melakukan pembantaian massal itu dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

InternasionalNews

Prabowo Ungkap Kunci Perdamaian ASEAN Di Forum Ekonomi Rusia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dialog dan musyawarah menjadi kunci dalam...

Internasional

Militer Israel tembak dua remaja di Tepi Barat Palestina

POPULARITAS.COM – Kementrian Kesehatan Palestina warganya, dua orang remaja tewas usai ditembak...

Exit mobile version