Home Hukum Polisi Gadungan Tipu 12 Kades di Aceh Utara
HukumNews

Polisi Gadungan Tipu 12 Kades di Aceh Utara

Share
Share

POPULARITAS.COM – Seorang pemuda berinisial HS (29) mengaku anggota polisi akhirnya ditangkap oleh polisi benaran setelah memeras sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Aceh Utara.

Pelaku ditangkap setelah seorang Kades Gampong Alue Kiran, Kecamatan Seunuddon melaporkan aksi pemerasan sedang dilakukan oleh pelaku, Minggu (4/2/2018). Berdasarkan pengakuan pelaku, selama ini telah 12 Kades telah diperas dengan modus memeriksa anggaran desa yang dikelola oleh Kades.

“Modus operandinya, tersangka mengaku polisi yang ditugaskan untuk melihat perkembangan pembangunan desa dan menakut-nakuti Keuchik (Kades) akan memeriksa anggaran dana desa lalu meminta sejumlah uang,” Kata Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Jumat (8/2/2018).

Kata Rezki, nominal yang diminta oleh polisi gadungan itu dengan cara menakut-nakuti Kades bervariasi, antara Rp 100 ribu hingga Rp 450 ribu. Kasus ini sedang dilakukan pengusutan lebih lanjut dan pelaku dikenakan pasal 378 Jo pasal 65 KUHP.

Penyidik juga sudah menetapkan dua DPO (Daftar Pencarian Orang), sebutnya, ikut melakukan penipuan bersama pelaku yang telah ditangkap terlebih dahulu.[acl]

Share
Tulisan Terkait
News

Bank Aceh serahkan zakat perusahaan tahun buku 2025 Rp11,95 miliar ke Baitul Mal

POPULARITAS.COM – Baitul Mal Aceh (BMA), terima zakat perusahaan senilai Rp11,947 miliar....

News

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Nepal Selamat dari Banjir Bandang

POPULARITAS.COM- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI)...

News

Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran, KPIA Temui Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM  – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, didampingi Asisten Administrasi...

News

Menhan : Bantuan Jepang Padamkan Karhutla adalah Kerja Sama Pertahanan

POPULARITAS.COM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bantuan Jepang terhadap pemadaman...

Exit mobile version