POPULARITAS.COM – PT Hutama Karya akan membuka operasional Tol Sigli-Banda Aceh seksi Padang Tiji-Seulimuem pada tanggal 20 Maret 2025 mendatang. Langkah itu dilakukan untuk memudahkan umat muslim sambuk mudik lebaran 1446 hijriyah nanti.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto dalam keteranganya, Rabu (5/3/2025) di Banda Aceh. “Untuk Tol Sibanceh seksi 1, Padang Tiji-Seulimuem baru akan kita buka pada tanggal 20 Maret 2025,” katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa, selain Ruas Tol Sibanceh, juga ada sejumlah Tol lainnya di Sumatera yang difungsikan selama mudik lebaran, seperti Ruas Sicincin-Padang sepanjang 35,90 km, serta Ruas Palembang-Betung Seksi 1-2 (Rengas-Pangkalan Rimo-Pangkalan Balai) sepanjang 33,62 km.
“Ruas-ruas ini rencananya akan dioperasikan secara fungsional mulai 20 Maret hingga 10 April 2025 dengan jam operasional tertentu yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan berdasarkan diskresi kepolisian,” ujar Budi.
Dengan akan dioperasikannya ruas fungsional ini, waktu tempuh perjalanan akan menjadi lebih singkat dibandingkan jalur nasional yang ada saat ini. Konektivitas yang lebih baik ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pemudik. “Untuk mendukung kelancaran mudik ini, Hutama Karya juga memastikan kesiapan layanan pendukung di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS),” ungkapnya.
Selama periode mudik, sejumlah layanan telah ditambahkan, antara lain posko dan personel dengan layanan medis, bantuan darurat, dan informasi perjalanan. Kemudian, juga ada armada siaga termasuk ambulans, mobil derek, dan patroli jalan raya. “Hutama Karya juga menyediakan fasilitas tempat co working space untuk memenuhi kebutuhan para pemudik yang masih bekerja atau work from anywhere (WFA) selama melakukan perjalanan mudik di beberapa rest area,” katanya.
Melalui upaya ini, Hutama Karya tidak hanya mendukung kelancaran perjalanan masyarakat yang merayakan lebaran 2025, tetapi juga berkontribusi pada percepatan distribusi barang melalui JTTS. “Hal ini juga untuk mendukung target pemerintah dalam pengurangan biaya logistik nasional,” pungkasnya.
Leave a comment