Home News Sejumlah desa di Abdya terendam banjir
News

Sejumlah desa di Abdya terendam banjir

Share
Sejumlah desa di Abdya terendam banjir
Banjir di Abdya, Jumat (24/3/2023. Foto: BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak beberapa hari terakhir menyebabkan tujuh desa di enam kecamatan daerah setempat terendam banjir.

Ketujuh desa tersebut meliputi Desa Kepala Bandar dan Tengah Rawa di Kecamatan Susoh, Alue Manggota di Kecamatan Blang Pidie, Padang Kawa di Kecamatan Tangan-tangan, Seunelop di Kecamatan Manggeng, Ie Mirah di Kecamatan Babahrot dan Jalan Nasional Meulaboh-Blangpidie sdi Kecamatan Jeumpa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas mengatakan banjir tersebut merendam tujuh desa sejak Jumat (24/3/2023) siang.

“Namun untuk jumlah rumah yang terdampak masih dalam pendataan,” kata Ilyas dalam keterangannya, Sabtu (25/3/2023).

Selain mengenangi rumah, banjir juga menghambat lalu lintas pengendara akibat genangan air. Bahkan lahan pertanian maupun perkebunan juga terendam.

“Dan juga berimbas pada beberapa saluran pembuangan,” ucap Ilyas.

Sambung Ilyas, BPBD Aceh Barat Daya saat ini masih terus melakukan pemantauan, bahkan diinfokan hingga kini air belum surut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, sementara data korban terdampak masih terus didata,” tuturnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

Exit mobile version