Home News 10 Bulan Pandemi di RI, Kematian 180 Dokter Hingga Krisis Makam
News

10 Bulan Pandemi di RI, Kematian 180 Dokter Hingga Krisis Makam

Share
Ilustrasi, Pemakaman jenazah pasien corona. (Dok. Polresta Banda Aceh)
Share

POPULARITAS.Com-Pandemi  yang melanda Tanah Air selama hampir 10 bulan belum bisa dikendalikan. Jumlah kasus baru kian meningkat, pada hari-hari tertentu bahkan selalu ada rekor tambahan kasus harian COVID-19. Wabah Covid-19 mau tak mau berangsur merombak juga merugikan berbagai sektor, termasuk kesehatan.

Hari ke hari dunia medis kehilangan orang-orang terbaiknya. Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat, 180 dokter meninggal terpapar Covid-19 hingga data 28 November 2020 lalu.

Beban kerja yang berat, lonjakan kasus-kasus positif di beberapa provinsi di Indonesia hingga rumah sakit yang dipenuhi pasien-pasien Covid-19 menyumbang kian buruknya kondisi kesehatan para tenaga medis. Kelelahan dan risiko terjangkit virus corona pun tak terelakkan.

Secara jumlah, kematian dokter terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur 38 dokter, diikuti DKI Jakarta 27 dokter, Sumatera Utara 24 dokter, dan Jawa Tengah 15 dokter, dan Jawa Barat 14 dokter.

Berdasarkan spesialisasinya, tenaga dokter umum paling yang banyak mencatatkan kasus kematian. Total terdapat 92 orang, empat orang di antaranya merupakan guru besar.

Kematian pada tenaga dokter spesialis sebanyak 86 dokter, dengan tujuh di antaranya merupakan guru besar. Selain itu, tercatat juga 2 dokter residen yang meninggal terpapar Covid-19.

Ketua Umum PB IDI Daeng Faqih mengatakan, 180 dokter meninggal merupakan korban dari Pandemi Covid-19. Menurut dia, pangkal soal tingginya kematian adalah kasus dan pasien yang masih melambung.

“180 dokter itu korban, oleh karenanya penularan kita jaga betul, biang keroknya ini tingginya pasien di RS, sehingga beban pelayanan tinggi, menyebabkan nakes tertular dan gugur,” terang Daeng dalam dialog ‘Menyikapi Tren Kenaikan Kasus Covid-19’ di Youtube BNPB, Senin (30/11).

Tidak hanya itu, kabar pilu datang dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur. TPU khusus pemakaman Covid-19 ini telah penuh bagi jenazah muslim sejak 8 November 2020.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaimin mengatakan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta tidak lagi merujuk jenazah muslim ke TPU tersebut, kecuali dengan pelayanan pemakaman tumpang.

“Di Pondok Ranggon sekarang yang muslim hanya melayani pemakaman tumpang. Kalau non-muslim masih ada sekitar 60-an lokasi lagi,” ungkap Muhaimin kepada Jurnalis CNN Indonesia TV Mufhti Akbar melalui pesan singkat, Senin (30/1). Tambahan kasus positif harian Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.617 orang pada Senin (30/11). Dengan begitu, akumulasil kasus positif Covid-19 mencapai 538.883 orang.

Pada Minggu (29/11), kasus tambahan harian sempat memecahkan rekor hingga 6.267 kasus. Pada pekan sebelumnya angka penambahan setiap harinya pun tercatat selalu di atas 4 ribu kasus.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kumulatif kasus positif terbanyak. Kemudian Jawa Tengah menyumbang kasus aktif Covid-19 tertinggi di seluruh Indonesia. Sementara Jawa Timur merupakan provinsi dengan angka kematian Covid-19 terbanyak.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Akibat Super El Nino, Samudra Pasifik Berubah Warna

POPULARITAS.COM – Fenomena iklim global Super El Niño yang tengah melanda bumi...

News

Gantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Brigjen Latif Usman Jabat Wakapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen...

EdukasiNews

Riset Kolaboratif Uin Ar-Raniry Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Halal Dan Pengembangan Pariwisata Aceh

POPULARITAS.COM – Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan...

InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

Exit mobile version