Home News 1266 Rumah Masih Terendam Banjir di Aceh Timur
News

1266 Rumah Masih Terendam Banjir di Aceh Timur

Share
Ilustrasi, banjir genangi rumah warga di kawasan Desa Alueu Sentang, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Januari 2021 lalu.(BPBD Aceh Timur).
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 1.266 rumah di 10 Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur masih terendam banjir akibat hujan deras sehingga meluapnya sungai didaerah itu dengan ketinggian air rata-rata antara 20-80 centimeter dari permukaan tanah.

“Hujan terus menguyur hingga dini hari sehingga banjir meluas ke sejumlah desa lainnya, sementara disebagian titik mulai berangsur surut,”kata Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi, seperti dilansir laman Antara, Rabu (6/1/2021).

Ia menyebutkan adapun wilayah yang masih terendam banjir yakni Kecamatan Birem Bayeun Desa Alue Nyamuk (190 rumah), Paya Bili Satu (54 rumah), Paya Bili Dua (115 rumah) Buket Selamat (20 rumah). Kecamatan Ranto Peureulak Desa Paya Palas (45 rumah), Alue Udep (5 rumah), Punti Payung (151 rumah), Snb Dalam (9 rumah), Alue Geunteng (258 rumah), Seumanah Jaya (95 rumah), Seumali (130 rumah), Buket Pala (9 rumah) Alue Dua (6 rumah) Alue Batee (30 rumah).

Selanjutnya di Kecamatan Idi Tunong, Desa Alue Lhok (34 rumah), Paya Awe (25 rumah). Kecamatan Rantau Selamat, Kecamatan Banda Alam, Desa Blang Rambong (30 rumah), Jambo Rehat (60 rumah).

“Sementara sejumlah desa lainnya seperti di Desa Seuneubok Buya dan Paya Gaboh Uram Jalan, Seuneubok Benteng, Pangoe, Paya Laman, Jalan Dua dan Panton Rayeuk M di kecamatan itu masih dalam pendataan,”kata Ashadi.

Sedangkan ratusan warga masih mengungsi di sejumlah titik seperti 150 jiwa dalam 30 KK di Desa Blang Rambong dan 60 KK dalam 325 jiwa di desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Selain merendam ribuan rumah, bencana alam ini juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor dan kerusakan badan jalan seperti di Kecamatan Birem bayeun Gampong Alue Sentang tebing dan Gampong Alue Gadeng serta di Kecamatan Indra Makmur Gampong Seunebok Cina.

“Dampak dari tanah longsor juga telah mengakibatkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Idi Tunong Gampong Paya Awe,”katanya.

Untuk korban jiwa akibat banjir kali ini yakni Syahrini (9) dan Neiza Tulsifa (9). Keduanya warga Sungai Raya. Keduanya meninggal dunia karena terpelesek saat bermain bersama empat rekannya. Saat itu kondisi di kawasan itu sedang diguyur hujan dan tambaknya juga sedang meluap.

Dalam penanganan bencana banjir, Ashadi mengaku terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan TNI/Polri serta pihak kecamatan. Bahkan ia telah mengerahkan satgas BPBD ke lokasi banjir bersama peralatan guna melakukan evakuasi serta penyalurkan logistik ke titik pengungsi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia 2026-2027

POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia...

InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

News

Tiga Bahasa di Pulau Simeulue jadi Warisan Budaya Nasional

POPULARITAS.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Kementerian...

News

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik,  meminta seluruh SKPA...

Exit mobile version