Home News 149 desa di Aceh tak ada sinyal HP
NewsTeknologi

149 desa di Aceh tak ada sinyal HP

Share
149 desa di Aceh tak ada sinyal HP
Warung di Desa Oki Lama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, menjajakan produk internet yang dapat dinikmati warga sekitarnya dengan menggunakan Ubiqu Sinyalku, internet satelit khusus untuk para wirausaha yang ingin mengembangkan bisnis internet di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) di Indonesia
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 149 desa di Aceh, saat ini masuk dalam kategori tak ada sinyal, dan jaringan internet, alias blankspot. Sementara itu, 536 gampong lainnya sama sekali belum miliki jaringan internet.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominsa) Aceh, Marwan Nusuf, dalam keterangannya, Sabtu (10/12/2022) di Banda Aceh.

Atas persoalan itu, pihaknya telah melaporkan kendalan tersebut kepada pihak Kementrian Komunikasi dan Informasi RI guna dicarikan jalan keluarnya.

Akibat dari masalah itu, masyarakat di daerah blankspot saat ini terisolasi dari komunikasi dengan pihak luar, sebab tidak ada lalulintas komunikasi lewat telepon gengam. Sementara itu, desa-desa lainnya yang tidak ada jaringan internet juga hadapi kendala serupa.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version