Home News 26 rumah di Aceh Utara rusak berat akibat abrasi
News

26 rumah di Aceh Utara rusak berat akibat abrasi

Share
26 rumah di Aceh Utara rusak berat akibat abrasi
Tim BPBD dan aparatur kecamatan mengamati rumah warga rusak akibat abrasi pantai di Aceh Utara, Kamis (27/10/2022). ANTARA/HO/Dok BPBD Kabupaten Aceh Utara
Share

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyatakan sebanyak 26 rumah di daerah itu rusak berat akibat abrasi menyusul gelombang besar yang terjadi sejak beberapa hari terakhir

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Aceh Utara, Mulyadi di Aceh Utara, Kamis (27/10/2022), mengatakan abrasi pantai yang merusak puluhan rumah warga tersebut terjadi di di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon.

“Sejauh ini tidak ada informasi korban akibat abrasi pantai tersebut. Kerusakan terjadi karena gelombang besar yang menghantam rumah warga,” kata Mulyadi.

Mulyadi menyebutkan tim BPBD dan pihak kecamatan sudah berada di lokasi mendata dampak bencana alam tersebut. Selain penanganan darurat, pihaknya juga melaporkan kondisi kerusakan kepada instansi terkait guna penanganan lebih lanjut.

“Tim di lapangan masih mendata jumlah warga yang terdampak abrasi pantai. Termasuk berapa kerugian akibat bencana alam tersebut. Sampai kini, rumah warga yang rusak sebanyak 26 unit,” kata Mulyadi.

Kepala Desa Lhok Puuk Bakhtiar mengatakan abrasi pantai yang melanda daerahnya bukanlah kali pertama yang terjadi. Abrasi pantai tersebut sudah berulang kali terjadi dan mengancam pemukiman penduduk.

“Abrasi pantai ini bukan kali pertama. Kami juga sudah pernah melaporan ke pemerintah daerah dan anggota dewan, namun hingga saat ini belum tindak lanjut,” kata Bakhtiar.

Bakhtiar mengatakan keluarga yang menghuni rumah rusak akibat abrasi tersebut saat mengungsi ke rumah kerabatnya. Abrasi ini juga menerjang kawasan wisata pantai yang dikelola masyarakat setempat.

“Kami berharap pemerintah daerah segera mencari solusi agar pesisir Desa Lhok Puuk mengalami abrasi berulang segera ditangani. Apalagi, gelombang laut kini sudah ke pemukiman warga,” kata Bakhtiar. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version