Home News 3 Hakikat Kematian yang Penting Diketahui Umat Islam
News

3 Hakikat Kematian yang Penting Diketahui Umat Islam

Share
Ziarah kubur. (moeslim.net)
Share

(popularitas.com) – Banyak yang beranggapan bahwa kematian merupakan akhir dari suatu perjalanan.

Itulah mengapa banyak pula yang mengatakan bahwa kematian artinya istirahat dengan tenang. Padahal, tahukah Anda tentang rahasia kematian?

Dalam buku Belajar Mudah Memahami Hikmah, Abinya Nasha, menjelaskan rahasia kematian yang sering diabaikan manusia.

Pertama, kematian memutuskan kesempatan manusia untuk beramal. Ketika kematian telah menjemput, maka tiadalah kesempatan yang kita dapatkan untuk mengumpulkan amal diri karena kesempatan telah tertutup.

“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam, dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, ‘alangkah baikhnya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.’” (QS al-Fajr: 23-24).

Karena itu, mengingat hal ini seharusnya manusia bisa tersadar bahwa setelah kematian justru ada beberapa hal yang perlu direnungi. Namun, tidak ada lagi kesempatan untuk beramal.

Kedua, adanya fitnah kubur dan azab kubur. Fitnah kubur ialah ujian berupa pertanyaan-pertanyaan di dalam kubur kepada si mayit mengenai siapa Tuhannya, agamanya, dan nabinya. Bagi orang yang beriman, Allah SWT akan memudahkannya menjawab pertanyan tersebut.

Allah juga memerintahkan untuk menghamparkan surga baginya, memakaikannya pakaian surga, dan membukakan pintu surga sehingga udara sejuk dan bau harum akan menghiasi kuburannya. Kemudian, diluaskannya kubur sejauh mata memandang.

Sedangkan bagi orang kafir, tidaklah dia bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dihamparkan neraka baginya, maka hawa panas akan menyelimuti kuburannya dan bau busuk akan menyeruak dari kuburnya.

Kemudian, kuburannya diimpitkan Allah  SWT hingga tulang belulangnya pecah menancap satu sama lain. Inilah yang disebut siksa kubur, yakni siksaan yang tidak bisa dilewati saat menjawab fitnah kubur. Lama tidaknya siksa kubur ini pun dipengaruhi besar kecilnya kedurhakaan yang dilakukan.

Ketiga, pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Siapa bilang ketika kematian menjemput maka kehidupan akan juga berakhir? Ternyata tidak. Kehidupan tidak hanya berhenti di alam kubur/barzakh.

Setelah datang hari kiamat, maka akan ada hari hisab dan pertimbangan amal. Hisab adalah penampakkan, penghitungan, dan penetapan atas apa yang diperbuat atau yang pernah dilakukan selama di dunia.

Semuanya akan Allah perlihatkan mulai dari yang amal baik ataupun dosa-dosa yang diperbuat. Sejalan dengan firman Allah SWT. “Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.” (QS al- Ghasyiyah: 25-26).

Sumber: Republika

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

Exit mobile version