Home News 7 Tuntutan Mahasiswa Subulussalam Terkait Suku Singkil
News

7 Tuntutan Mahasiswa Subulussalam Terkait Suku Singkil

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Komunitas Penyelamat Sejarah Kebudayaan Suku Singkil (KOMPASS BUSS) menggelar aksi di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa, 12 November 2019.

Aksi diikui oleh mahasiswa Aceh Singkil dan Subulussalam yang berada di Kota Banda Aceh. Dalam aksi itu, mahasiswa meminta Pemerintah Kota Subulussalam untuk menghargai suku lokal yakni suku Singkil.

Dalam aksi itu, mahasiswa menuntuk 7 hal. Pertama, meminta pemerintah Kota Subulussalam melestrasikan tempatan (Suku Singkil). Kedua, membuat qanun atau peraturan wali kota tentang penyambutan tamu menggunakan tari Dampeng.

Baca: Merasa Dikucilkan di Tanah Sendiri, Suku Singkil Gelar Aksi

Ketiga, mendesak pemerintah Kota Subulussalam untuk membuat mutan lokal bahasa Singkil. Keempat, menolak pembangunan Pusat Kebudayaan Pak-pak menggunkan dana APBK Subulussalam.

Kelima, meminta pemerintah Kota Subulussalam untuk tidak mengeluarkan pernyataan dan kebijakan yang dapat menyinggung perasaan masyarakat atau suku lain.

Keenam, mendesak pemerintah Kota Subulussalam untuk bersikap profesional tidak ada anak tiri dan anak kandung. Ketujuh, mendesak MAA untuk membuat buku adat dan budaya Singkil agar tidak hilangnya sejarah dan budaya suku Singkil.

Sebelumnya, Koordinator aksi, Hasmauddin menyebutkan, pemerintah Kota Subulussalam dalam beberapa kesempatan selalu mengedepankan suku Pak-pak yang berasal dari Sumatera Utara daripada suku lokal. Menurutnya, kondisi itu membuat masyarakat kota tersebut sakit hati.

“Bukan kami tidak menerima suku Pak-pak, tetapi kami meminta dihargai di daerah kami sendiri,” kata Hasmauddin.

Meski Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang disebut-sebuta berasal dari Suku Pak-pak, mahasiswa berharap ia dapat memposisikan diri secara profesional. Sehingga, suku lokal tidak dimarjinalkan.

“Kami berharap wali kota bersikap profesional, dan menjadi sahabat semua suku tanpa ada yang terkucilkan,” katanya.*(C-008)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur

POPULARITAS.COM – Selama ini telur dikenal sebagai salah satu sumber protein yang...

News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

Exit mobile version