POPULARITAS.COM – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mencatat sejarah dengan menyajikan 15.000 leumang atau lemang dan 34.000 porsi tape disajikan dalam acara Meuseraya Toet Leumang di bantaran Krueng (Sungai) Beukah, Desa Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Aceh Barat Daya ini tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai sajian lemang dan tape terbanyak di dunia.
Suasana khas dengan aroma bambu terbakar berpadu wangi manis hasil fermentasi tape mewarnai acara Meuseraya Toet Leumang yang melibatkan ribuan warga.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi perayaan tahunan. Peristiwa ini juga menegaskan kekuatan kuliner tradisional sebagai identitas budaya yang mampu menarik perhatian luas.
Ribuan warga terlibat langsung dalam proses memasak lemang, makanan tradisional Aceh-Melayu berbahan beras ketan dan santan yang dimasak dalam bambu. Proses pengolahan membutuhkan ketelatenan, mulai dari pemilihan bambu hingga pengaturan bara api agar menghasilkan tekstur dan cita rasa optimal.
Tape khas Aceh turut disajikan sebagai pelengkap. Hidangan hasil fermentasi singkong atau beras ketan ini menghadirkan perpaduan rasa manis dan sedikit asam yang khas.
Lemang dan tape selama ini menjadi bagian penting dalam berbagai acara adat dan momen kebersamaan masyarakat Abdya. Dalam perayaan HUT kali ini, kedua kuliner tersebut menjadi simbol persatuan yang melibatkan ribuan orang.

Perwakilan Muri Luhtfi Syah Pradana menyatakan pencapaian tersebut telah melalui proses verifikasi ketat sebelum ditetapkan sebagai rekor.
“Setelah kita melakukan perhitungan dan verifikasi atas sajian yang diklaim, Muri memutuskan dan mencatatkan sajian tape dan lemang Abdya sebagai rekor dunia,” ujarnya.
Luhtfi juga mengapresiasi kolaborasi masyarakat Abdya yang mampu menghadirkan sajian dalam skala besar tanpa meninggalkan nilai tradisional.
Pencapaian ini membuka peluang pengembangan wisata kuliner di Abdya. Lemang dan tape dinilai berpotensi menjadi daya tarik wisatawan nasional hingga mancanegara.
Leave a comment