Home News Aceh harus bisa menjadi contoh penerapan KTR untuk Sumatra
News

Aceh harus bisa menjadi contoh penerapan KTR untuk Sumatra

Share
Pemko Banda Aceh harus maksimalkan pajak iklan rokok untuk PAD
Rambu kawasan tanpa rokok yang dipasang di kantor pemerintahan di Banda Aceh. (Antara Aceh/M Haris SA)
Share

POPULARITAS.COM – Peneliti dari Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, Rohani Budi Prihatin menyatakan sebagai daerah syariat Islam, Aceh seharusnya bisa menjadi best practice (praktik terbaik) penerapan aturan kawasan tanpa rokok (KTR) untuk wilayah Sumatera.

“Banda Aceh seharusnya bisa menjadi contoh baik (best practice) penerapan 100 persen KTR untuk wilayah Sumatra,” kata Dr Rohani Budi Prihatin, dikutip dari laman Antara, Jumat (9/12/2022).

Hal itu disampaikan Rohani Budi Prihatin saat mengisi Webinar Advokasi Larangan Iklan Rokok yang diselenggarakan International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Webinar tersebut juga meliputi diseminasi hasil riset Penerapan Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Provinsi Aceh.

Di mana, dari hasil riset menunjukkan masih banyaknya iklan rokok di ruas jalan nasional serta rendahnya pengetahuan masyarakat khususnya pedagang retail di Banda Aceh akan larangan iklan rokok dan qanun KTR.

Menurut Budi, sebagai daerah yang memiliki kekhususan dan keistimewaan serta kekhasan syariat islam, produk atau iklan rokok seharusnya bisa dilarang seperti barang lainnya yang tidak sesuai syariat.

“Dengan kekhasan syariat islam di Aceh, produk rokok seharusnya dapat dilarang, sebagaimana halnya pelarangan alkohol,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Peneliti ICAIOS USK Banda Aceh Rizanna Rosemary menyampaikan, Kota Banda Aceh merupakan daerah pertama di Provinsi Aceh yang telah memiliki peraturan wali kota serta qanun KTR.

Namun, berdasarkan hasil riset yang difokuskan di ibu kota Provinsi Aceh itu, belum adanya aturan terkait pelarangan iklan produk rokok, seharusnya juga dimuat.

“Maka riset ini harapannya dapat mendorong rencana revisi Qanun Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 tentang KTR Kota Banda Aceh, dengan menambahkan aturan larangan iklan rokok,” demikian Rizanna.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version