(net)
Home News Ada Corona, Ini Syarat Mutlak Turis Asing Masuk Indonesia
News

Ada Corona, Ini Syarat Mutlak Turis Asing Masuk Indonesia

Share
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Pemerintah melalaui Juru Bicara khusus penangan Corona, Achmad Yurianto, menyebut larangan bagi para pendatang atau turis asal tiga negara ke Indonesia hanya bersifat sementara. Pemerintah terus memperbaharui informasi mengenai penanganan virus Corona dari ketiga negara tersebut yakni Italia, Iran dan Korea Selatan.

“Sementara, tidak seterusnya, dinamikanya adalah tergantung dari apakah wilayah tersebut sudah tidak ada penularan lagi, apakah wilayah tersebut dinyatakan terkendali dan aman terkait penyebaran Covid ini,” kata Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu 7 Maret 2020.

Yurianto mengatakan, kebijakan pembatasan pendatang sedianya diukur dalam dua hal. Pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tersebut memperhatikan sejumlah kota yang oleh otoritas ketiga negara sudah dilakukan isolasi atau temuan kasusnya terbilang banyak.

Seperti di Iran, pemerintah di sana telah mengkarantina dua tempat tujuan wisata di negara itu sebagai bagian dari upaya penghentian penyebaran virus corona. Dua kota yang dikarantina itu yakni Mazandaran dan Gilan.

“Sementara kita tolak dulu. Jadi yang berasal dari tiga kota itu sementara ditolak (termasuk kota Teheran pusat penyebaran virus di Iran),” kata dia.

“Kalau yang dari luar kota ini masih diizinkan dengan syarat bahwa yang bersangkutan harus membawa sertifikat kesehatan dari otoritas setempat yang menyatakan dia tidak sakit corona. Ini jadi hal mutlak,” tambahnya.

Pemerintah, kata Yuri, dengan adanya kebijakan larangan tersebut bukan ujug- ujug memberikan izin masuk jika WNA dari ketiga negara itu menggenggam sertifikat laik kesehatan. Jika ada pun sertifikat, para WNA yang akan masuk ke Tanah Air tetap dilakukan pemeriksaan secara ketat.

“Bukan berarti setelah bawa serifikat tidak dikarantina, tetap akan dikarantina kesehatan. Kalau di dalam kondisi sakit dan sebagainya akan kita tolak,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kementerian Luar Negeri telah menyampaikan sejumlah kota dari tiga negara yang warga negaranya dilarang datang atau transit ke Indonesia.

Di antaranya, Iran: Teheran, Qom, Gila, Italia: Lombardi, Veneto, Emilia Romagna, Marche, dan Piedmo dan Korea Selatan: Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do.

Sumber: VIVA

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pemkab Pidie belum tender proyek 2025

POPULARITAS.COM – Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Pidie, belum kunjung menyerahkan dokumen...

News

BKN setujui M Nasir mutasi sebagai asisten I Setda Aceh

POPULARITAS.COM – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) setujui mutasi empat jabatan dilingkup Sekretariat...

News

Roy Suryo hadiri panggilan Polda Metro Jaya dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi

POPULARITAS.COM – Polda Metro Jaya panggil Roy Suryo dalam kasus tuduhan ijazah...

News

Pemerintah Aceh targetkan pembentukan 6.500 koperasi merah putih

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., memimpin rapat lintas Satuan...

Exit mobile version