Home News Aduan Malaysia ke FIFA Soal Insiden Kericuhan di GBK Berjumlah 18 Halaman
NewsOlahraga

Aduan Malaysia ke FIFA Soal Insiden Kericuhan di GBK Berjumlah 18 Halaman

Share
Share

KUALA LUMPUR (popularitas.com) – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah secara resmi mengirimkan laporan aduan perihal kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, 13 September 2019.

Pada pertandingan pertama Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia itu, suporter Malaysia dan bahkan terselip sang Menpora, Syed Saddiq, menerima perlakuan tak menyenangkan dari oknum pendukung tim tuan rumah.

Suporter tim Harimau Malaya mendapatkan lemparan batu, botol, hingga bom asap baik di dalam maupun luar stadion.

FAM tak tinggal diam dengan insiden itu. Induk organisasi sepak bola Malaysia itu menilai PSSI gagal menjamin keselamatan tim, ofisial, hingga rombongan suporter yang melakoni away ke Jakarta, seperti yang sudah jadi perhatian sebelum pertandingan.

FAM sudah melaporkan insiden ini ke AFC pada Jumat (6/9/2019) serta menginformasikan kepada badan konfederasi sepak bola Asia itu jika mereka akan melanjutkan laporan ke FIFA.

Langkah itu dilakukan FAM pada Selasa malam (10/9/2019). Seperti dilansir dari Berita Harian, Sekjen FAM, Stuart Ramalingam, menjelaskan surat aduan FAM ke FIFA itu setebal 18 halaman.

Tak hanya berupa dokumen tertulis, laporan ke FIFA juga disertai bukti-bukti lain.

“FIFA sudah menerima laporan dari pengawas pertandingan dan pejabat keamanan. Laporan atau aduan yang kami buat, untuk melengkapi, yang mungkin belum mereka terima dari pengawas pertandingan,” ujar Stuart.

“Kami juga sertakan bukti, antara lain link video dan foto insiden, baik di dalam maupun luar stadion,” lanjutnya.

“Bukti itu kami peroleh dari beberapa sumber, termasuk yang beredar di media sosial. Kami percaya FIFA dan AFC akan membuat keputusan terbaik sesuai evaluasi mereka berdasarkan bukti yang tersedia,” imbuh Stuart.

Belum diketahui kapan keputusan FIFA-AFC itu akan turun. Namun, kemungkinan besar Indonesia, dalam hal ini PSSI, akan menerima sanksi denda serta sanksi lain yang belum diketahui bentuknya.

Di sisi lain, FAM juga pernah mengalami nasib serupa, yakni terkena sanksi akibat ulah suporter. Pada September 2015, suporter Timnas Malaysia meluapkan kekecewaan saat laga kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Arab Saudi di Stadion Bukit Jalil.

Dampaknya, FIFA menghukum FAM dengan sanksi denda mencapai 40 ribu francs swiss (Rp566,3 juta) dan menggelar satu pertandingan internasional tanpa penonton.

Sumber: Bola.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Akibat Super El Nino, Samudra Pasifik Berubah Warna

POPULARITAS.COM – Fenomena iklim global Super El Niño yang tengah melanda bumi...

News

Gantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Brigjen Latif Usman Jabat Wakapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen...

EdukasiNews

Riset Kolaboratif Uin Ar-Raniry Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Halal Dan Pengembangan Pariwisata Aceh

POPULARITAS.COM – Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan...

InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

Exit mobile version