POPULARITAS.COM – Gemuruh air terdengar dari kejauhan. Udara sejuk lembap menyentuh kulit, sementara aroma tanah basah dan dedaunan hutan menyeruak di setiap langkah.
Di balik lebatnya pepohonan di ketinggian Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, menyeruak megah Air Terjun Blang Kolam sebuah permata tersembunyi yang menyimpan keindahan dan ketenangan di tengah alam liar.
Untuk mencapainya, perjalanan dimulai dari Kota Lhokseumawe dengan jarak sekitar 21 kilometer. Jalan berliku melintasi perkampungan, kebun kelapa, dan perbukitan hijau menjadi pembuka petualangan.
Di ujung perjalanan, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga yang membelah pepohonan tropis. Meski napas terasa berat, suara air yang semakin dekat terus memberi semangat.
Air Terjun Blang Kolam kini dibuka untuk umum. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil.
“Airnya dingin dan jernih. Keindahannya cukup memukau,” kata Amar, Sabtu (25/10/2025).
Air Terjun Blang Kolam dikenal sebagai air terjun kembar, karena dua aliran airnya jatuh berdampingan dari ketinggian sekitar 75 meter. Keduanya bersatu membentuk kolam alami berwarna hijau kebiruan yang memantulkan cahaya matahari seperti kaca. Di sekitarnya, batu-batu besar berlumut menjadi tempat duduk alami bagi para pengunjung.
Bagi pecinta petualangan, Air Terjun Blang Kolam bukan hanya tempat berfoto, tetapi ruang untuk menyatu dengan alam. Banyak komunitas mahasiswa dan pencinta alam yang menjadikannya lokasi berkemah. Malam hari di Blang Kolam, menghadirkan suasana berbeda, langit bertabur bintang, udara dingin menyelimuti, dan suara air terjun menjadi pengantar tidur alami.
“Saya sering ke sini bersama teman-teman kampus,” katanya.

Keasrian Air Terjun Blang Kolam tetap terjaga berkat kepedulian masyarakat sekitar. Mereka bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mengelola area wisata secara sederhana. Di sekitar area parkir, beberapa warung kecil berdiri menjual kopi, teh manis, dan mi instan bagi wisatawan yang ingin bersantai sejenak setelah perjalanan panjang.
Keindahan Air Terjun Blang Kolam menjadi potensi besar bagi pengembangan ekowisata Aceh Utara. Keasrian hutan di sekitarnya masih terjaga, flora dan fauna lokal hidup berdampingan dengan aktivitas wisata.
Namun, keberlanjutan tetap menjadi kunci. Pengunjung yang meningkat setiap tahun harus diimbangi dengan pengelolaan yang bijak.
Edukasi wisatawan, pengawasan, dan peran aktif masyarakat menjadi fondasi agar Air Terjun Blang Kolam tidak kehilangan jati dirinya sebagai kawasan alami yang murni.
Menjelang sore, kabut tipis mulai turun dari puncak bukit. Sinar matahari menembus sela pepohonan, menciptakan siluet indah di atas kolam air terjun. Suasana berubah hening. Hanya suara air yang jatuh dan langkah kecil para pengunjung yang mulai menaiki tangga pulang.
Setiap orang tampak membawa pulang kesan berbeda ada yang merasa segar, ada yang tenang, ada pula yang ingin kembali lagi suatu hari nanti. Di tengah derasnya modernisasi, Blang Kolam tetap berdiri sebagai tempat untuk kembali menemukan diri, di antara gemuruh air dan keheningan alam.
Bagi pengunjung yang ingin datang ke Blang Kolam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pengalaman di Blang Kolam semakin menyenangkan dan nyaman. Memilih sepatu atau sandal yang nyaman dan anti-selip patut menjadi perhatian. Terlebih jalur menuju air terjun cukup menantang, terutama saat musim hujan.
Anjuran lain adalah tidak meninggalkan sampah plastik di lokasi. Membawa kamera dan gawai juga diperlukan untuk mengabadikan momen selama berada di sana.
Leave a comment