POPULARITAS.COM – Said Rizqi Saifan resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh untuk periode 2025–2028.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) ke-15 yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu (1/6/2025).
Sebanyak 11 Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh hadir dan memberikan dukungan penuh kepada Said untuk memimpin organisasi para pengusaha muda tersebut.
Musdalub HIPMI Aceh dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Nasir Syamaun, yang hadir mewakili Gubernur Aceh.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi HIPMI terhadap pembangunan ekonomi daerah. “Kami harap HIPMI dapat semakin aktif mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Nasir.
Sebagai simbol kepemimpinan yang sah, Said Rizqi Saifan menerima Pataka HIPMI dari perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI usai terpilih. Dalam pidato perdananya, Said menyampaikan komitmennya untuk segera membentuk kepengurusan baru dan menyusun program kerja strategis tiga tahun ke depan.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kami adalah membina dan memperkuat UMKM di Aceh agar mampu naik kelas dan berdaya saing,” ujarnya.
Said menekankan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Aceh yang harus mendapat perhatian serius. HIPMI Aceh, menurut dia, akan menjadi wadah pembinaan, pelatihan, dan penguatan jejaring usaha bagi pelaku UMKM muda di Aceh.
Perwakilan Ketua Umum BPP HIPMI, Elia Nelson C. Kumaat menegaskan pentingnya HIPMI untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal yang berbasis kewirausahaan masyarakat.
“Aceh punya potensi besar, baik dari sektor kreatif, pertanian, hingga industri rumah tangga. HIPMI harus menjadi jembatan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan akses pasar, pembiayaan, dan teknologi,” tegas Elia.
Elia hakul yakin di bawah kepemimpinan Said Rizqi Saifan HIPMI Aceh akan bergerak ke arah yang lebih progresif dan mampu mencetak lebih banyak pengusaha muda yang berkualitas. “Musdalub ini tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pungkasnya.

Leave a comment