Home Headline Aksi Tolak Omnibus Law, Massa Kuasai Gedung DPRK Aceh Tamiang
HeadlineNews

Aksi Tolak Omnibus Law, Massa Kuasai Gedung DPRK Aceh Tamiang

Share
Massa aksi tolak omnibus law di Aceh Tamiang kuasai gedung DPRK. (popularitas/Yusri)
Share

POPULARITAS.COM – Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh Tamiang melakukan aksi unjuk rasa dengan menggeruduk kantor DPRK Aceh Tamiang. Aksi damai tersebut menolak keras butir – butir RUU Omnibuslaw ( Cipta Kerja) yang telah disahkan DPR RI.

Aksi demo yang berlangsung Jum’at (9/10/2020), sebelum menduduki halaman kantor Dewan sekira pukul 10.30 WIB, terlebih dahulu berkumpul di kawasan Masjid Suhada, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru. Kemudian berjalan kaki menuju gedung dewan sambil berorasi.

Setiba di kantor DPRK Aceh Tamiang, ratusan mahasiswa kembali menggelar orasi yang disampaikan secara bergantian. Bahkan dalam aksi ini juga turut serta para pelajar STM di  Aceh Tamiang.

Massa juga mendesak pimpinan dan anggota Dewan untuk keluar menemui mereka. Setengah jam berosasi, kemudian Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon dan M.Nur dan beberapa anggota dewan lainnya akhirnya menemui pendemo.

Meskipun demikian, massa mendesak agar mereka diperbolehkan memasuki gedung dewan, setelah berdialog antara perwakilan pendemo dengan pihak kepolisian yang turut dihadiri langsung Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan, selang beberapa menit kemudian massa diperkenankan memasuki ruang sidang utama  DPRK.

Setibanya di dalam ruang sidang utama Dewan, sempat terjadi dialog panjang antara perwakilan massa dengan Wakil Pimpinan Dewan, bahkan massa mempertanyakan kenapa hanya beberapa orang anggota dewan saja yang hadir, sementara dewan lainnya pada kemena.

Sementara itu, Koordinator aksi Fauzi, dihadapan Wakil Pimpinan Dewan membacakan petisi yang antara lain berisikan, mendesak presiden mengeluarkan peraturan pemerintah untuk pengganti (Perpu) dalam mencabut Omnibuslaw, kemudian mendesak DPR RI untuk merivisi pasal – pasal di Omnibus law yang kontroversial yang dapat merebut hak asasi manusia.

Sementara itu, massa baru membubarkan diri secara tertib 12.30 Wib setelah hadirnya Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto, dan juga pimpinan Dewan menandatangani petisi yang disampaikan massa.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan disela – sela aksi demo tersebut mengatakan, dalam pengamanan pihaknya menerjunkan personel  full yang di backup juga personel TNI Kodim Aceh Tamiang, serta personel Polres Langsa.

Editor: dani

Reporter: Yusri

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Meski Bukit Penggol dan Teletubbies Terbakar, Tapi Wisatawan Tetap Ramai di Bromo

POPULARITAS.COM – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, masih...

News

Pemkot Subulussalam Perkuat Sinkronisasi Rehab-Rekon Pascabencana dengan K/L

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam, memperkuat sinkronisasi dengan kementerian/lembaga (K/L) dalam...

EkonomiNews

Bicara di KTT BRICS, Prabowo Tekankan Ketahanan dan Kemandirian Negara

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kebersamaan negara-negara BRICS untuk memperkuat...

News

Gubernur Mualem Intruksikan Percepatan Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memimpin rapat percepatan penyediaan lahan...

Exit mobile version