Home News Amerika Kembali Serang Taliban Setelah Ada Kesepakatan Tarik Pasukan
NewsPolitik

Amerika Kembali Serang Taliban Setelah Ada Kesepakatan Tarik Pasukan

Share
Penandatanganan Kesepakatan untuk Perdamaian Afghanistan atau Comprehensive Peace Agreement (CPA) antara Amerika Serikat dan Taliban di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020). ANTARA/HO Kemlu RI/am.
Share

KABUL (popularitas.com) – Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara terhadap Taliban di Afghanistan, Rabu (4/5/2020). Serangan ini yang pertama kali sejak kedua belah pihak menandatangani kesepakatan penarikan pasukan pada Sabtu (29/2) lalu.

Juru bicara pasukan AS, Sonny Leggett, menginformasi hal itu terjadi di provinsi Helmand yang terletak di wilayah selatan. Beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump berbicara lewat sambungan telepon dengan kepala negosiator Taliban, Mullah Baradar Akhund, pada Selasa (3/3/2020).

Leggett, melalui cuitan di Twitter, menyebut kombatan Taliban “telah secara aktif menyerang sebuah pos pemeriksaan (milik Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan). Maka ini adalah serangan bertahan untuk mengacaukan serangan mereka.”

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa pemerintah AS telah berkomitmen untuk menjaga perdamaian, namun akan tetap membela pasukan pemerintah Afghanistan jika diperlukan.

“Pimpinan Taliban berjanji kepada komunitas internasional bahwa mereka akan mengurangi kekerasan dan tidak lagi meningkatkan serangan. Kami meminta Taliban untuk menghentikan serangan-serangan yang tidak diperlukan serta menjunjung komitmen mereka,” kata Leggett dikutip dari antara.

Melalui cuitan Twitter lain pada Rabu malam, Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad, meskipun tidak secara spesifik menyebut serangan-serangan tersebut, menulis “Meningkatkan kekerasan adalah ancaman terhadap kesepakatan damai, dan tindakan itu harus segera dikurangi.”

Sementara ketua pimpinan gabungan, Jenderal Mark Milley, justru menganggap remeh serangan Taliban dengan mengatakan, “Tidak ada serangan di 34 ibu kota provinsi, juga di Kabul, tidak ada serangan tingkat tinggi, tidak ada bom bunuh diri, tidak ada bom mobil, tidak ada serangan terhadap pasukan AS, juga terhadap koalisi.”

“Betul bahwa ada sejumlah serangan signifikan, namun serangan kecil. Semuanya bisa dipukul mundur,” kata Milley.

Bagaimanapun, setelah penandatanganan kesepakatan penarikan pasukan, Taliban memutuskan pada Senin (2/3) untuk melanjutkan operasi militer mereka secara normal terhadap pasukan Afghanistan, meskipun beberapa sumber menyebut bahwa kelompok itu juga akan melakukan hal yang sama terhadap pasukan asing.

Taliban sendiri menolak untuk menginformasi maupun membantah bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan apa pun.

Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, dalam cuitan di Twitter menyebut, “berdasarkan rencana, (Taliban) menerapkan semua bagian kesepakatan satu demi satu untuk menjaga pengurangan pertempuran.”

Sementara seorang pimpinan senior Taliban di Helmand yang menolak disebut namanya, menyebut bahwa sebuah drone telah menargetkan posisi pihaknya.

“Sejauh yang saya ketahui, kami tidak menderita kerugian apapun pada sumber daya pasukan, namun kami tengah menangani insiden ini dan telah mengirim tim ke lokasi kejadian,” kata dia.

Dia juga menambahkan, pimpinan senior Taliban di Afghanistan telah meminta diadakan rapat darurat untuk membicarakan apa yang dideskripsikan sebagai “pelanggaran berat” terhadap kesepakatan penarikan pasukan.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...

Exit mobile version