Home Ekonomi Angka kesembuhan kasus PMK di Aceh Besar capai 51,77 persen
EkonomiNews

Angka kesembuhan kasus PMK di Aceh Besar capai 51,77 persen

Share
Angka kesembuhan kasus PMK di Aceh Besar capai 51,77 persen
Petugas sedang melakukan penanganan ternak dari Penyakit Mulut dan Kuku, Kamis (21/7/2022). Foto Dok. Distan Aceh Besar
Share

POPULARITAS.COM – Angka kesembuhan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Aceh Besar, capai 51,77 persen. Sementara itu, jumlah hewan yang terindikasi terdampak mencapai 7.104 ekor.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Jakfar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/7/2022) yang diterima popularitas.com.

Untuk intensifkan pengobatan hewan yang terjangkit, pihaknya terus menggencarkan upaya pengobatan, dan juga melakukan disenfeksi di lokasi-lokasi kandang ternak milik warga. Dukungan semua pihak, terutama Muspika, petugas kesehatan hewan, dokter hewan, dan aparatur TNI Polri, sangat membantu upaya pemerintah untuk mengatasi persoalan PMK di Aceh Besar.

“Meningkatnya angka kesembuhan PMK di Aceh Besar, tidak terlepas dukungan semua pihak, terutama unsur Muspika, TNI Polri, petugas kesehatan hewan dan dokter Hewan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menaruh perhatian yang besar terhadap persoalan PMK. Karenanya, Bapak Bupati telah memerintahkan pihaknya untuk secara intensif melakukan pengawasan, dan monitoring terhadap kasus-kasus yang ada.

Pemerintah Aceh Besar sendiri, terangnya, menargetkan angka kesembuhan hingga diatas 75 persen dalam beberapa pekan kedepan, tukasnya.

Dari data yang dimiliki pihaknya, sebaran gejala klinis PMK di Aceh Besar terdapat di 20 kecamatan, dan 341 gampong, dengan jumlah Hewan ternak jenis sapi yang terindikasi mencapai 7.104 ekor. “PMK hanya sedikit yang menyerang ternak jenis kerbau,” terangnya.

Secara khusus Jakfar minta peternak yang mendapati hewan peliharaannya terdapat indikasi terserang PMK, untuk segera menghubungi petugas kesehatan hewan di kecamatan, atau dokter hewan yang bertugas di kantor camat. “Petugas kesehatan hewan, dan dokter hewan yang ada di kecamatan, selama ini sangat responsif terhadap laporan warga,” katanya.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dekranasda Aceh Berkomitmen Promosikan Kriya dan Wastra Aceh

POPULARITAS.COM – Dekranasda Aceh berkomitmen untuk terus mempromosikan kriya dan wastra karya...

News

Buka MTQ Nasional 2026, Menag Berharap Lahirkan Sikap Qurani

POPULARITAS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi membuka  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...

Exit mobile version