Home News Aparat gabungan musnahkan 10 ton ganja di Sawang
News

Aparat gabungan musnahkan 10 ton ganja di Sawang

Share
Pemusnahan ladang ganja di Sawang, Aceh Utara, Selasa (23/1/2024). (Polres Aceh Utara)
Share

POPULARITAS.COM – Tim gabungan BNN bersama Polda Aceh memusnahkan ladang ganja yang berada di kawasan perbukitan Gampong Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (23/1/2024).

Ladang ganja ini ditemukan dari hasil pantauan personel Polres Aceh Utara. Sekitar 22.864 batang ganja seberat 10 ton dimusnahkan dalam kegiatan ini.

“Ketinggian tanaman ganja yang dimusnahkan bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga dua meter, dengan jarak tanam antara 50 sentimeter hingga satu meter,” ungkap Kepala BNN, Marthius Hukom.

Ia menyampaikan, pemusnahan yang dilakukan merupakan komitmen BNN dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika (P4GN) untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Seluruh tanaman ganja itu dimusnahkan dengan cara dibakar ditempat,” pungkas jenderal bintang tiga ini.

Dalam kesempatan itu, hadir Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Shobarmen, Kapolres Aceh Utara, AKBP Deden Heksaputera dan lainnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...

Exit mobile version