Home News Atas konflik gajah, BKSDA  Aceh bangun parit dan pasang GPS
News

Atas konflik gajah, BKSDA  Aceh bangun parit dan pasang GPS

Share
Hendak ambil durian di kebun, warga Aceh Tengah diserang gajah 
Ilustrasi, dua gajah Sumatra liar memakan pohon pinang di perkebunan warga di Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (25/11/2021). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa)
Share

POPULARITAS.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menerapkan beberapa siasat untuk mengatasi konflik gajah sumatera dengan manusia yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.

“Saat ini proses penanggulangan konflik terus berjalan, kita terus lakukan upaya-upaya penanganan dengan berbagai strategi,” kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di Banda Aceh, Jumat (26/11/2021), dikutip dari laman Antara.

Dalam upaya mencegah gajah liar masuk ke permukiman dan kebun warga, ia menjelaskan, BKSDA  Aceh membangun parit untuk mencegah gajah masuk serta memasang kalung GPS untuk memantau pergerakan kawanan gajah.

“Selain penggiringan yang memang sudah otomatis kita lakukan dalam upaya penanggulangan secara cepat,” kata Agus.

Ia mengatakan bahwa pemasangan kalung GPS sudah dilakukan pada satu kawanan gajah di Bener Meriah.

“Ke depan akan kita pasang lagi ke kelompok-kelompok gajah liar lain,” katanya.

Menurut dia, konflik antara gajah liar dan manusia masih sering terjadi di wilayah Provinsi Aceh, termasuk di Kabupaten Bener Meriah.

Pada Kamis (25/11), kawanan gajah masuk ke Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah.

Petugas Conservation Response Unit (CRU) DAS Peusangan Bener Meriah memperkirakan ada 20 lebih gajah sumatera liar yang berkeliaran di area perkebunan warga di daerah itu.

Selain di Bener Meriah, Agus mengatakan, konflik gajah liar dengan manusia juga masih terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Timur, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Jaya.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version