Home Internasional Awali Pidato di Forum ASEAN, Menteri Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT
InternasionalNews

Awali Pidato di Forum ASEAN, Menteri Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Share
Awali Pidato di Forum ASEAN, Menteri Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT. Foto: HO | pooularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Hukum sekaligus Menteri Dalam Negeri Kedua Singapura Edwin Tong membuka pidatonya dalam forum ASEAN dengan menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tong menyampaikan belasungkawa tersebut saat berbicara dalam ASEAN Strategic Policy Dialogue on Disaster Management 2026 yang digelar di Parkroyal Collection Marina Bay, Singapura, Rabu (19/8/2026).

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia,” kata Tong dalam pidatonya, merujuk pada gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Flores pada 15 Agustus 2026, sebagaimana dilansir The Straits Times.

Para peserta forum kemudian mengheningkan cipta untuk para korban saat Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia Raditya Jati menyampaikan pidatonya.

Tong kemudian menjadikan gempa NTT sebagai salah satu contoh bahwa bencana tidak mengenal batas wilayah negara.

Menurut dia, perubahan iklim membuat bencana alam terjadi dengan skala dan frekuensi yang semakin besar serta sulit diprediksi.

“Bencana alam tidak menghormati batas-batas negara. Bencana merupakan tantangan regional yang membutuhkan solusi regional,” ujar Tong.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat negara-negara ASEAN tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan masing-masing dalam menghadapi bencana. Kerja sama dan solidaritas antarnegara diperlukan agar respons terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat dan dalam skala yang lebih besar.

Tong menyampaikan hal tersebut dalam forum yang dihadiri sekitar 200 pejabat pemerintah, akademisi, dan praktisi dari negara-negara ASEAN serta perwakilan Uni Eropa, Kanada, dan Selandia Baru.

Selain gempa bumi, Tong menyoroti ancaman bencana yang dipicu perubahan iklim. Ia mengingatkan mengenai peringatan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) terkait potensi Super El Nino. Menurut Tong, fenomena tersebut berpotensi membawa gelombang panas dan kekeringan yang lebih parah ke Asia Tenggara.

Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca, tetapi juga dapat mengancam ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Tong menyampaikan, Singapura akan menjadi Ketua ASEAN pada 2027 dan berencana memperdalam kesiapsiagaan serta ketahanan kawasan terhadap bencana.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menjadi tuan rumah ASEAN Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise ke-10.

Latihan tersebut akan digunakan untuk menguji dan memperkuat prosedur respons bencana serta koordinasi antarnegara di kawasan.

Singapura juga akan mendorong agenda iklim dan lingkungan ASEAN. Negara tersebut menetapkan 2026 sebagai Tahun Adaptasi Iklim dan tengah menyusun National Adaptation Plan.

“Negeri Singa” ini telah menyiapkan komitmen dana sebesar 40 juta dollar Singapura untuk membangun negara yang lebih siap menghadapi dampak perubahan iklim. Tong mengatakan, ASEAN juga perlu mengubah pendekatan penanganan bencana, dari yang selama ini lebih banyak bersifat reaktif menjadi lebih mengutamakan antisipasi.

“Ini berarti kita harus bergerak melampaui sekadar respons reaktif dan memasukkan pemikiran antisipatif ke dalam fondasi, ke inti pendekatan kita terhadap manajemen bencana,” ujar Tong.

Menurut dia, ASEAN memiliki dasar yang kuat untuk memperluas kemampuan bersama dalam penanggulangan bencana, bahkan hingga ke tingkat komunitas internasional.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Sayuti Achmad Daftar Bakal Calon Ketua PWI Aceh 2026-2031

POPULARITAS.COM -Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031 mulai...

NewsTeknologi

Norwegia Akan Larang Penggunaan Kacamata AI di Tempat Umum

POPULARITAS.COM – Pemerintah Norwegia berencana mengusulkan larangan sementara penggunaan kacamata berbasis kecerdasan...

EkonomiNews

AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan...

News

Kuartal III 2026, Bank Aceh catatkan pertumbuhan positif, Fadhil Ilyas : Fundamental perusahaan makin kuat untuk layani nasabah

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah mencatat pertumbuhan positif pada sejumlah indikator...

Exit mobile version