POPULARITAS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Singkil sejak sepekan terakhir menyebabkan luapan dari sungai Lae Cinendang dan Lae Soraya, sehingga menyebabkan banjir yang merendam sejumlah kecamatan. Data BPBD Aceh Singkil mencatat sebanyak 2.591 jiwa dari 647 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana ini.
Kepala BPBD Aceh Singkil, Alhusni menyebutkan, Kecamatan Singkil menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak
“Banjir yang mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB merendam permukiman di empat kecamatan: Gunung Meriah, Singkil Utara, Kuta Baharu, dan Singkil,” kata Kepala BPBD Aceh Singkil, Alhusni Minggu, (23/11/2025).
Wilayah yang terdampak banjr diantaranya, Gampong Teluk Rumbia di Kecamatan Singkil dengan jumlah warga terdampak 262 KK (1.127 jiwa), Gampong Kampung Baru di Kecamatan Singkil Utara juga parah, dengan 83 KK (321 jiwa) terdampak.
Secara keseluruhan, desa-desa seperti Rantau Gedang, Kilangan Dusun 3 Impres, Kuta Simboling, dan Pea Bumbung di Kecamatan Singkil juga terendam banjir.
Banjir, kata Alhusni, tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga melumpuhkan sejumlah infrastruktur penting, termasuk jalan penghubung utama.
Akses jalan dari Gunung Meriah menuju Singkohor di Desa Cingkam bahkan terputus total.
Selain itu, ruas jalan antardesa di Kampung Baru, Desa Tinanggam, Rantau Gedang, dan Teluk Rumbia ikut terendam, serta menghambat mobilitas.
Banjir juga menggenangi fasilitas pendidikan. Bangunan SDN Kampung Baru dan TPA Ilman Nafian merupakan lembaga pendidikan yang dilaporkan tergenang air.
Sedangkan, jalan mitigasi bencana di Desa Pea Bumbung terputus dan belum dapat dilalui kendaraan.
Meskipun belum ada laporan korban jiwa, sebanyak 11 KK di Gampong Kampung Baru sempat mengungsi sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing setelah air mulai surut.
BPBD Kabupaten Aceh Singkil telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan, pemantauan, dan penanganan awal di lokasi. BPBA melalui Pusdalops PB juga terus memonitor perkembangan situasi.
Hingga Minggu siang, (23/11/2025), debit air mulai surut di beberapa kawasan seperti Desa Cingkam dan Kampung Baru. Namun, banjir dengan ketinggian air sekitar 40 cm masih bertahan di Desa Butar, Rantau Gedang, Teluk Rumbia, Kilangan Dusun 3 Impres, dan Kuta Simboling.
BPBD mengimbau warga untuk waspada kemungkinan naiknya debit air, karena kondisi cuaca masih mengkhawatirkan dan hujan dilaporkan masih mengguyur wilayah Aceh Singkil, yang bisa meningkatkan potensi terjadinya banjir susulan.

Leave a comment