Home News Banjir di Aceh Tamiang Belum Surut, Pengungsi Sudah 5.715
News

Banjir di Aceh Tamiang Belum Surut, Pengungsi Sudah 5.715

Share
Banjir di Aceh Tamiang Meluas, 4.147 Orang Mengungsi
Ilustrais, banjir di K. (ist)
Share

POPULARITAS.COM – Sejak sepekan terakhir intensitas hujan yang tinggi membuat 11 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang tergenang banjir. Dilaporkan, pengungsi saat ini sudah mencapai 5.715 jiwa.

Sementara, ketinggian air banjir mulai dari 50 cm hingga 160 cm dan merendam 33 desa. Wilayah terparah terendam banjir ialah Kecamatan Bandar Pusaka, Bendahara, Karang Baru, Kecamatan Sekerak, Kuala Simpang, Rantau dan Seuruway.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas mengatakan, banjir tersebut akibat curah hujan yang tinggi sehingga meluapnya air sungai dan tanggul pecah.

“Curah hujan di sana tinggi sehingga meluapnya air sungai dan menggenangi pemukiman penduduk,” kata Ilyas kepada wartawan, Sabtu (22/1).

Jumlah warga yang terdampak dari banjir itu sebanyak 22.018 jiwa. Yang paling banyak di Kecamatan Bandar Pusaka. Sementara pengungsi mencapai 5.715. Mereka mengungsi di masjid dan rumah saudaranya yang tidak parah tergenang air banjir.

“Saat ini pengungsi sudah 5.715 Jiwa. Hinggi kini air masih belum surut” ujar Ilyas.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version