POPULARITAS.COM – Kementerian Sosial memastikan bantuan sosial (bansos) reguler kuartal pertama 2026 telah terealisasi 90 persen dari total 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran tersebut termasuk bagi 1,7 juta penyintas bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam, 25 Februari 2026, mengatakan bansos reguler yang disalurkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau Pangan Non-Tunai (BPNT). Total anggaran yang dikucurkan pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 20 triliun untuk 18 juta KPM.
Khusus untuk tiga provinsi terdampak bencana, Kemensos menyalurkan Rp 1,8 triliun bansos reguler PKH dan sembako bagi 1.763.038 keluarga penerima manfaat.
“Bansos reguler untuk tiga provinsi itu diberikan kepada 1.763.038 keluarga penerima manfaat, nilai anggarannya Rp1,8 triliun,” ujar Saifullah.
Selain bansos reguler, Kemensos juga menyalurkan bansos adaptif atau kebencanaan yang meliputi bantuan logistik dan dapur umum, santunan korban meninggal dan luka, jaminan hidup, serta bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Pada tahap pertama penyaluran, total bantuan kebencanaan yang telah digelontorkan hingga dasarian kedua Februari mencapai Rp 632,8 miliar untuk tiga provinsi tersebut.
Kemensos merinci, santunan korban meninggal telah disalurkan kepada 990 ahli waris dengan nilai lebih dari Rp 14,8 miliar. Sementara itu, jaminan hidup diberikan kepada 175.211 penerima manfaat sebesar Rp 450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan, dengan total anggaran Rp 238 miliar.
Penyaluran dilakukan melalui layanan PT Pos Indonesia dan transfer rekening melalui Bank Syariah Indonesia maupun bank milik pemerintah lainnya.
Untuk bantuan isian rumah, sebanyak 47 ribu keluarga telah menerima bantuan senilai Rp 3 juta per keluarga, dengan total lebih dari Rp 143 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada pengungsi yang menempati hunian sementara, hunian tetap, maupun yang mengungsi mandiri dengan sistem sewa.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan stimulus sosial ekonomi kepada 47 ribu keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp 238 miliar atau Rp 5 juta per keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Leave a comment