Home News Basarnas evakuasi ABK asal Tanzania di perairan Aceh
News

Basarnas evakuasi ABK asal Tanzania di perairan Aceh

Share
Tim SAR mengevakuasi anak buah kapal asal Tanzania yang sakit di Perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (20/6/2023). Foto: Humas Basarnas Banda Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi anak buah kapal asal Tanzania karena sakit setelah mengalami gejala stroke ringan saat dalam pelayaran dengan kapal tempatnya bekerja di perairan Aceh.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banda Aceh Muhammad Fathur Rahman mengatakan ABK asal Tanzania yang dievakuasi tersebut bernama Mohamed Othman (52). Korban merupakan ABK MV Racine, kapal kargo berbendera Liberia.

“Korban dievakuasi karena sakit setelah mengalami gejala stroke ringan. Evakuasi berlangsung di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar,” kata Muhammad Fathur Rahman dalam keterangannya, Selasa (20/6/2023).

Ia mengatakan permintaan evakuasi berawal saat MV Racine, kapal tempat korban bekerja berlayar dari Port Klang, Malaysia menuju Terusan Suez, Mesir. Dalam pelayaran, korban mengalami stroke.

Kemudian, kapten kapal meminta evakuasi yang selanjutnya diteruskan ke Kantor Basarnas Banda Aceh. Informasi permintaan evakuasi diterima Kantor Basarnas Banda Aceh pada Selasa (20/6) pukul 01.12 WIB.

“Dari informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan MB Racine, untuk menentukan titik koordinat evakuasi korban. Evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna 232,” kata Muhammad Fathur Rahman.

Selanjut, kapal KN Kresna bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, menuju titik evakuasi di perairan Selat Benggala. Titik evakuasi berjarak sekitar 7,5 nautikal mil dari Pelabuhan Ulee Lheue.

Setelah KN Kresna merapat di lambung MV Racine, tim menaiki kapal kargo tersebut dan memeriksa kesehatan dokumen keimigrasian korban. Setelah dinyatakan tidak membawa penyakit menular, korban dipindahkan ke KN Kresna.

“Selanjutnya, korban dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk dievakuasi ke rumah sakit di Banda Aceh menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut,” kata Muhammad Fathur Rahman.

Ia mengatakan proses evakuasi melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI AL, kepolisian, Bea Cukai, Imigrasi, Syahbandar, agen pelayaran, serta pihak terkait lainnya.

“Dengan selesainya evakuasi ABK asal Tanzania tersebut, maka operasi SAR ditutup dan semua personel dikembalikan ke instansi masing-masing,” kata Muhammad Fathur Rahman.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version