POPULARITAS.COM – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menegaskan bahwa operasi SAR, termasuk pencarian, pertolongan, dan evakuasi terhadap korban bencana di wilayah Aceh, masih terus dilakukan secara aktif hingga saat ini.
“Hingga hari ini, 26 Desember 2025, operasi SAR masih berjalan dan tim SAR gabungan terus bekerja secara intensif di lapangan,” ujar Al Hussain.
Ia menjelaskan, sebelumnya pada 24 Desember 2025, tim SAR telah melaksanakan evakuasi di wilayah Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya. Pada hari ini, Basarnas kembali memberangkatkan personel ke wilayah Aceh bagian tengah, termasuk mengerahkan Tim K9 (anjing pelacak) untuk memperkuat upaya pencarian korban.
Al Hussain juga menegaskan bahwa penghentian operasi SAR secara resmi hanya dapat ditetapkan oleh SAR Coordinator, yakni Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Selama masa tanggap darurat masih berlaku, seluruh unsur SAR gabungan tetap disiagakan secara penuh.
Operasi SAR akan dikembangkan ke tahap penyisiran, pembersihan, dan pemantauan di area terdampak. Saat proses pembersihan puing dilakukan, tim SAR akan tetap melekat untuk mendukung evakuasi.
Basarnas berharap, melalui tahapan pembersihan dan penyisiran lanjutan tersebut, korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan. Badan Nasionalpenanggulangan bencanamencatat hingga 26 Desember 2025,jumlah warga yang masih hilang sebanyak 31 orang, sedangkan korban meninggal dunia sebanyak 504 jiwa dan 436.966 jiwa mengungsi.

Leave a comment