Home Kesehatan Benarkah Terlalu Fokus Makan Sehat Bisa Jadi Masalah, Ini Kata Ahli
KesehatanNews

Benarkah Terlalu Fokus Makan Sehat Bisa Jadi Masalah, Ini Kata Ahli

Share
Benarkah Terlalu Fokus Makan Sehat Bisa Jadi Masalah,? Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Tren clean eating atau makan makanan yang dianggap “bersih” dan sehat semakin populer di media sosial.

Namun, pakar mengingatkan bahwa kebiasaan ini bisa berubah menjadi obsesif dan berisiko mengganggu kesehatan fisik maupun mental jika dilakukan secara berlebihan.

Melansir Science Alert, Profesor Gemma Sharp dari Adelaide University menjelaskan bahwa pola makan sehat memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental. Namun, fokus yang terlalu ketat pada makanan tertentu dapat memicu hubungan yang tidak sehat dengan makanan.

Menurut Sharp, diet bergizi diketahui dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker. Pola makan yang baik juga dapat membantu melindungi kesehatan mental, termasuk menurunkan risiko depresi. Meski begitu, tidak semua upaya makan sehat berakhir positif.

Apa itu clean eating?

Sharp menjelaskan bahwa clean eating mengacu pada serangkaian perilaku makan yang sangat berfokus pada konsep “nutrisi yang benar”. Pola ini biasanya mendorong seseorang untuk menghindari makanan yang dianggap tidak sehat, tidak murni, atau terlalu banyak diproses.

Tren tersebut semakin populer berkat media sosial seperti Instagram dan TikTok yang kerap mempromosikan pesan untuk menghindari makanan olahan dan hanya mengonsumsi makanan yang dianggap “murni”. Namun, Sharp mengingatkan bahwa banyak pesan tersebut berasal dari influencer kebugaran dan gaya hidup, bukan tenaga kesehatan profesional. Akibatnya, batas antara pola makan seimbang dan pola makan yang terlalu restriktif menjadi semakin kabur.

Menurut Sharp, konsep clean eating sebenarnya tidak selalu berbahaya. Masalah muncul ketika seseorang mulai menerapkan aturan makan yang sangat ketat dan mengaitkan pilihan makanan dengan harga dirinya.

“Akibatnya, mereka bisa merasa cemas atau bersalah ketika mengonsumsi makanan yang dianggap tidak sehat atau tidak murni,” jelas Sharp.

Kondisi ini dapat berkembang menjadi perilaku makan tidak sehat (disordered eating), yakni pola makan bermasalah yang belum memenuhi kriteria diagnosis gangguan makan secara klinis, tetapi tetap dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan psikologis.

Jika aturan tersebut dilanggar, mereka dapat mengalami stres emosional yang signifikan.

Sharp mengingatkan beberapa tanda bahwa pola clean eating mungkin sudah berubah menjadi masalah. Beberapa di antaranya adalah: Membuat aturan makan yang semakin ketat dan membagi makanan menjadi kategori “baik” dan “buruk”.

Merasa cemas, bersalah, atau tertekan setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Menghindari acara sosial yang melibatkan makanan karena takut melanggar aturan diet. Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memikirkan, merencanakan, atau mencari informasi tentang makanan.

Tidak lagi menikmati proses makan karena lebih sering merasa stres dan terbatasi.

Sharp menyarankan keluarga atau orang terdekat untuk memberikan dukungan jika melihat tanda-tanda hubungan yang tidak sehat dengan makanan.

Ia menyarankan percakapan dilakukan pada waktu yang tenang dan privat, dengan fokus pada kondisi kesehatan dan kesejahteraan seseorang, bukan pada pilihan makanan atau penampilan fisiknya.

Menurut Sharp, menjaga pola makan sehat tetap penting. Namun, tujuan utamanya adalah membangun hubungan yang seimbang dengan makanan, bukan terjebak dalam aturan yang semakin membatasi kehidupan sehari-hari.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

TNI Gelar 1.500 Titik Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia

POPULARITAS.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik...

InternasionalNews

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Setelah Pembicaraan Damai AS-Iran Batal

POPULARITAS.COM – Kondisi terbaru proses perdamaian Iran dan Amerika Serikat kembali membuat...

News

Ini Jadwal Nobar Piala Dunia Pemko Banda Aceh di Setiap Kecamatan

POPULARITAS.COM – Untuk menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus meramaikan pesta sepak bola dunia...

News

Pascainstruksi Jaksa Agung, Kejati Aceh Akan Pantau SPPG Bermasalah

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menyatakan siap menindaklanjuti instruksi Kejaksaan Agung...

Exit mobile version