Home Kesehatan Beternak bisa mengurangi stres
KesehatanNews

Beternak bisa mengurangi stres

Share
Ilustrasi - Seekor ayam petelur mengeluarkan kepalanya dari dalam kandang di peternakan Desa Pematang Biara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (7/4/2023). Pemilik ternak ayam petelur mengaku, permintaan telur ayam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H mengalami peningkatan sebesar 50 hingga 60 persen dibandingkan hari biasa. ANTARA FOTO/Yudi/Lmo/foc.
Share

POPULARITAS.COM – Beternak bisa menjadi pilihan kegiatan untuk mengurangi stres melalui interaksi dengan alam, meningkatkan aktivitas fisik hingga menciptakan rutinitas yang dianggap baik untuk kesehatan mental.

Jika memiliki cukup lahan, selain manfaat kesehatan, beternak juga bisa memberikan tambahan pemasukan.

Business Development Officer PT Agroveta Husada Dharma (AHD), drh Handina Rakhmawati, M.Si, dalam gelar wicara edukasi “Manfaat Nutrisi Maggot untuk Ternak” di Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah beberapa waktu lalu memberikan sejumlah kiat meningkatkan kesehatan hewan ternak.

Pertama memberikan asupan pakan dengan nilai nutrisi yang cukup dan lingkungan yang sesuai bagi hewan ternak.

Maggot yang biasa disebut belatung banyak memiliki banyak manfaat untuk hewan ternak, kata dia. Larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia Illucens dalam bahasa latin itu berasal dari telur dan bermetamorfosis menjadi lalat dewasa.

“Maggot membantu untuk mengurai sampah organik. Maggot juga memiliki kandungan nutrisi tinggi seperti asam amino, protein, asam lemak dan mineral yang dapat dijadikan solusi bahan pakan alternatif bagi ternak,” katanya, dikutip dari laman Antara, Senin (17/4/2023).

Kedua, menurut drh Handina, melakukan program biosecurity untuk mencegah masuknya agen penyakit patogen ke lingkungan peternakan dengan pemberian desinfektan. Ketiga, menggunakan vaksin sesuai isu penyakit yang ada.

Lalu, menambahkan vitamin suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit,

“Keempat, apabila terjadi serangan penyakit, menggunakan antibiotik yang tepat, sesuai diagnosa penyakitnya serta sesuai anjuran pengobatan,” katanya.

Dalam kesempatan itu dipaparkan bahwa sejumlah warga Dusun Sendang RT 1 RW 8 Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri membudidayakan dan memanfaatkan maggot atau belatung untuk mengolah sampah organik.

Grup pengolahan sampah Oh-My Got yang merupakan binaan dari PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) itu juga memproduksi pakan ternak dan pupuk organik hasil pengolahan sampah menggunakan maggot.

Matheus Dwi Pramono, Ketua Paguyuban Tirta Asri desa tersebut mengatakan, pengolahan sampah menggunakan maggot itu dilatarbelakangi banyaknya sampah yang memunculkan bau atau polusi udara.

“Target kami, lingkungan sekitar bebas dari sampah organik atau sampah kandang yang mencemari tanah dan udara. Ke depan harapannya bisa bekerja sama dengan desa atau dusun lain,” kata Matheus.

Share
Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version