Home News BGN Ungkap Anggaran Program MBG di Aceh Capai Rp 17 Miliar per Hari
News

BGN Ungkap Anggaran Program MBG di Aceh Capai Rp 17 Miliar per Hari

Share
Waka BGN : Laporkan Hotline SAGI 127 jika ada informasi jual beli titik dapur MBG
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (P) Sony Sonjaya. Foto : HO |Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (P) Sony Sonjaya, mengatakan pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran sekitar Rp 17 miliar lebih setiap hari untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh.

“Apabila indeks rata-rata ditetapkan sebesar Rp10.000 per porsi, maka setiap hari pemerintah mengucurkan anggaran sekitar Rp17.179.800.000 untuk masyarakat Aceh,” kata Sony Sonjaya di Banda Aceh, Minggu (18/1/2025).

Sony mengatakan, program tersebut melibatkan sebanyak 553 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aceh dengan jumlah penerima manfaat MBG sebanyak 1,7 juta penerima manfaat program MBG di Aceh setiap harinya.

Sony mengatakan, bahwa BGN akan terus meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan anak sekolah, guna menekan angka stunting dan malnutrisi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang produktif dan berdaya saing sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia Emas 2045.

Di samping itu, kata Sony, BGN juga akan terus membangkitkan perekonomian daerah dengan memberdayakan UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok bahan baku makanan.

Oleh karena itu, Sony mengingatkan Satuan Tugas (Satgas) MBG di Aceh agar tidak terus bergantung pada pasokan bahan pangan dari luar daerah.

Sony juga meminta satgas memperkuat rantai pasok lokal agar anggaran negara yang dikucurkan melalui program MBG benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya ambil contoh, ketika menunya telur di Kabupaten Pidie, berarti dibutuhkan berapa ribu butir telur. Pertanyaan saya, telur yang digunakan di Kabupaten Pidie ini—ini contoh satu kabupaten—berasal dari mana?” kata Sony.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengucapkan terima kasih kepada BGN, yang dinilai konsisten menjalankan Program MBG, termasuk melalui konsolidasi yang berlangsung secara intensif.

“Tentunya kita perlu berterima kasih atas Program MBG ini. Banyak manfaat yang dirasakan, termasuk penyerapan tenaga kerja serta penguatan UKM dan UMKM. Program ini patut kita dukung bersama agar berjalan sesuai dengan harapan,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version