Home Ekonomi BI Sempurnakan Ketentuan Pasar Uang Berprinsip Syariah
EkonomiNews

BI Sempurnakan Ketentuan Pasar Uang Berprinsip Syariah

Share
Cadangan devisi RI tembus Rp2.477 triliun
Bank Indonesia. (Foto: Reuters)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan Pasar Uang Antarbank berdasarkan Prinsip Syariah (PBI PUAS) melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/9/PBI/2020 pada 20 Juli 2020, yang mencabut aturan sebelumnya, yaitu PBI Nomor 17/4/PBI/2015.

Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan penerbitan ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung pelaksanaan operasi moneter berdasarkan prinsip syariah dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah.

Hal ini sejalan dengan pengembangan pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah yang dilakukan melalui strategi penguatan regulasi, pengembangan instrumen, penguatan infrastruktur dan kelembagaan.

“Serta perluasan penerbit dan basis investor instrumen pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah,” ujar Ony dalam keterangan resminya, Senin, 27 Juli 2020.

Ketentuan baru yang berlaku mulai 22 Juli 2020 itu, kata Ony, salah satunya adalah penambahan instrumen baru PUAS berupa Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA).

Ketentuan ini juga menyederhanakan pengaturan PUAS yang semula diatur dalam 1 PBI dan beberapa Surat Edaran Bank Indonesia (SE BI) diubah menjadi 1 PBI dan 1 Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG).

Secara umum, ketentuan dalam PBI PUAS tersebut, antara lain mencakup tiga hal. Pertama, peserta Pasar Uang Antarbank Berdasarkan Pinsip Syariah (PUAS) yang terdiri atas Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Bank Umum Konvensional (BUK).

Kedua, kegiatan di PUAS yang meliputi penerbitan Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (SIMA), Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiKA), dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) serta transaksi repo syariah.

Terakhir, BUS dan UUS dapat melakukan penempatan dana dan/atau penerimaan dana pada SIMA, SiKA, dan SiPA serta melakukan transaksi repo syariah. BUK dapat melakukan penempatan dana pada SIMA, SiKA, dan SiPA serta dapat melakukan transaksi repo syariah.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version