Home News Blak-blakan! Pandji Ungkap Alasan Bicara Politik di Mens Rea
News

Blak-blakan! Pandji Ungkap Alasan Bicara Politik di Mens Rea

Share
Komika Pandji Pragiwaksono
Share

POPULARITAS.COM – Komika Pandji Pragiwaksono mengungkapkan alasannya sering bicara politik dalam aksi panggung stand up comedy termasuk saat acara “Mens Rea” yang belakangan viral hingga berbuntut laporan polisi. Dia ingin Indonesia berubah menjadi lebih baik dan pemerintah tak mengkhianati kepercayaan rakyat.

“Kenapa gue ngomongin politik (saat stand up comedy) karena memang itu (politik) minat gue saja, dunia gue, pertemanan gue bahkan gue kadang dapat job kaya kemarin di gedung DPR RI. Nah karena dunia gue di situ mau enggak mau itulah yang gue bahas, lantaran komika bisa ngomong kalau kita alami dan kita rasakan jadi yang dekat-dekat saja,” ungkap Pandji dikutip dari akun Instagramnya @pandji.pragiwaksono, Jumat (9/1/2026).

Pandji mengaku resah melihat fenomena masyarakat yang memilih sembarangan saat pemilu, sehingga banyak orang yang tidak berkualitas kini duduk di pemerintahan maupun lembaga legislatif.

Gue memang gatel sama kebanyakan rakyat Indonesia yang berpikir situasi politik yang kaya gini ini enggak ada salah didikan. Padahal buat gue banyak salah di kitanya. Contohnya, kita itu partisipatif, tetapi kualitas partisipasinya saya pertanyakan,” tambah Pandji.

“Makanya di Mens Rea itu salah satu jokes-nya di 15 menit pertama, adalah alasan orang memilih. Misal, pilih karena agama, ada yang milih karena tampang, ada yang milih karena bisa kerja, ada yang milih karena popular sampai ada yang milih karena pernah ngasih sesuatu. Padahal itu bukan alasan yang lengkap untuk memilih seseorang,” lanjutnya.

Pandji berharap candaan-candaan politiknya dalam stand up comedy bisa menggugah persepsi masyarakat untuk mau memilih orang-orang yang piawai menjalankan pemerintahan agar setiap kebijakan yang diambil pemimpin di negeri ini dapat menyejahterakan rakyat Indonesia.

“Dengan materi yang berbau politik ini, gue ingin kita bercermin bahwa kita kalau memilih pemimpin dengan bijak. Karena menurut gue mengubah dari ‘dalam’ (pemerintahan) itu bohong, lantaran yang di dalam enggak bisa ngapa-ngapain karena kita pilih sembarangan. Yang mesti diubah itu yang di luar, yakni kita harus lebih bijak memilih dan memilah mereka yang didalam agar bisa menghasilkan pemimpin yang baik,” tukasnya.

Pandji mengakui hal yang paling membuatnya tergugah untuk dirinya membawakan materi stand up menyinggung politik lantaran dirinya merasa kesal banyak pemimpin di negeri ini yang menganggap rakyatnya bodoh.

“Satu alasan gue berani bersuara adalah bahwa mereka pikir kita ini goblok. Ini bisa dilihat dari pernyataan pemerintah, kebijakan yang mereka ambil dan tindak tanduk mereka selama memimpin. Karena gue komika, insting gue langsung mengubah kekesalan jadi lawakan,” tandasnya.

Sebelumnya, saat tampil dalam pertunjukan stand up comedy Mens Rea”, Pandji menyampaikan banyak kritik sosial yang dikemas dalam bentuk candaan. Buntutnya, dia dilaporkan ke polisi oleh Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version