Home News BMKG ingatkan masyarakat waspadai gelombang tinggi empat meter di perairan Aceh
News

BMKG ingatkan masyarakat waspadai gelombang tinggi empat meter di perairan Aceh

Share
BMKG ingatkan Gelombang 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Sabang
Ilustrasi - Ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/9/2021). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai agar mewaspadai gelombang tinggi lebih dari 4 hingga 6 meter terutama di samudera hindia. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ingatkan kepada masyarakat nelayan dan pelaku aktivitas di laut agar mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai empat meter di wilayah pantai barat Aceh.

“Penyebab ketinggian gelombang tinggi di wilayah pantai barat Aceh ini karena pola angin yang di wilayah Aceh sudah dominan bergerak dari selatan – barat (baratan),” kata Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh di Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Rahmat Zikri, dilansir dari laman Antara, Selasa (13/6/2023).

Ia mengatakan akibat pola angin tersebut menyebabkan bertambahnya tinggi gelombang di laut menuju ke daratan.

Sedangkan untuk perairan wilayah pantai selatan Aceh, kata dia, berdasarkan pengamatan citra satelit menunjukkan ketinggian gelombang di kawasan tersebut masih berkisar antara 1,2 meter hingga 2,5 meter.

Meski masih mengalami gelombang tinggi hingga Selasa (13/6), pihaknya memprakirakan ketinggian gelombang di wilayah pantai barat Aceh pada Rabu (14/6) mendatang mulai membaik.

Namun pada 17 Juni 2023 mendatang, katanya, potensi gelombang tinggi di wilayah pantai barat Aceh mulai terlihat lagi.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di pantai dan laut, serta masyarakat nelayan agar senantiasa waspada, mengingat gelombang tinggi di laut dapat menyebabkan risiko tinggi.

BMKG juga mengimbau masyarakat khususnya orangtua, agar dapat menjaga dan mengawasi anak-anak saat bermain di pantai, terutama saat arus balik laut (Rip Current), yang dapat seseorang menyeret ke tengah laut.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version