Home News BMKG ingatkan potensi angin kencang di wilayah timur Aceh
News

BMKG ingatkan potensi angin kencang di wilayah timur Aceh

Share
BMKG ingatkan potensi angin kencang di wilayah timur Aceh
ILUSTRASI - Warga menyingkirkan pohon mangga tumbang yang menimpa rumah penduduk pasca angin kencang di Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (7/6). Angin kencang disertai hujan mengakibatkan lima rumah rusak berat dan ringan tertimpa pohon, seorang warga mengalami luka. (ANTARA/Ampelsa/ed/mes/12)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh, mengingatkan potensi angin kencang di wilayah timur provinsi ujung barat Indonesia tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan BMKG Stasiun Malikussaleh Wiwit Nitasari di Lhokseumawe mengatakan, angin kencang berpotensi melanda wilayah wilayah timur Aceh untuk beberapa hari ke depan dengan kecepatan mencapai 25 kilometer per jam.

“Saat ini masih memasuki puncak musim penghujan. Dengan adanya potensi angin kencang, maka masyarakat perlu mewaspadai potensi dampak yang ditimbulkan,” katanya, dikutip dari laman Antara, Sabtu (3/12/2022).

Wiwit mengatakan kecepatan angin yang mencapai 25 kilometer per jam yang terjadi pada sore hingga malam hari tersebut tidak berpotensi terjadinya angin puting beliung.

Sementara, pada pagi hingga siang hari kecepatan angin masih dalam kategori normal yang berkisar empat hingga 12 kilometer per jam, kata Wiwit Nitasari menyebutkan.

Berdasarkan data yang diperoleh, kata Wiwit Nitasari, cuaca saat ini juga diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada sore hingga malam hari. Namun, tetap perlu diwaspadai karena disertai angin kencang.

“Untuk gelombang laut di perairan Lhokseumawe, terjadi peningkatan ketinggian yang mencapai dua meter. Dan itu cukup berisiko untuk aktivitas nelayan. Sementara untuk perairan Selat Malaka bagian utara gelombang laut mencapai 1,5 meter,” kata Wiwit Nitasari.

Wiwit Nitasari mengimbau masyarakat yang tinggal berdekatan dengan bantaran sungai atau daerah langganan banjir untuk tetap waspada dengan potensi banjir yang diprakirakan masih saja terjadi untuk beberapa hari ke depan.

“Untuk warga yang bepergian ke wilayah dataran tinggi atau pegunungan agar lebih berhati-hati karena melihat kondisi hujan saat ini, diperkirakan masih mungkin terjadinya longsor,” kata Wiwit Nitasari.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version