Home News BMKG ingatkan potensi kebakaran lahan di wilayah timur Aceh
News

BMKG ingatkan potensi kebakaran lahan di wilayah timur Aceh

Share
BMKG ingatkan potensi kebakaran lahan di wilayah timur Aceh
Petugas BPBD melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa (31/5/2022). (ANTARA/HO-Dok BPBD Nagan Raya)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh, mengingatkan masyarakat potensi kebakaran lahan menyusul cuaca panas terik di wilayah timur Aceh dalam beberapa hari ke depan.

“Cuaca beberapa hari ke depan di wilayah timur Aceh cenderung panas. Meski masih ada potensi hujan, namun dalam skala rendah. Kondisi tersebut berpotensi terjadinya kebakaran lahan,” kata Kharendra Muiz, prakirawan BMKG Stasiun Malikussaleh dikutip dari laman Antara, Sabtu (13/8/2022).

Kharendra Muiz mengatakan dari hasil pantauan satelit terlihat minimnya pertumbuhan awan penghujan, sehingga menimbulkan suhu panas menyengat.

Saat ini, kata Kharendra Muiz, terpantau kondisi tanaman rumput sudah kering akibat cuaca yang mencapai 33 derajat celcius dalam sepekan terakhir, sehingga sangat berpotensi terjadinya kebakaran lahan.

“Meskipun saat ini belum terpantau titik api, kami tetap mengingatkan masyarakat maupun korporasi agar tidak membakar lahan karena suhu terpantau pada kisaran 22 hingga 33 derajat celcius yang dapat memicu titik panas dan kebakaran lahan,” kata Kharendra Muiz.

Kharendra Muiz mengatakan cuaca panas terik tersebut terjadi akibat minimnya pertumbuhan awan penghujan. Cuaca panas terjadi sepanjang hari, sehingga menimbulkan panas terik.

“Cuaca panas ini terjadi karena uap air yang ada di atmosfer kurang, sehingga tidak mampu memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat menimbulkan hujan. Apalagi saat ini berada pada musim kemarau,” kata Kharendra Muiz.

Kharendra Muiz mengimbau masyarakat beraktivitas di luar ruangan menjaga kondisi cairan tubuh dari dehidrasi terutama pada siang hari dan memakai pakaian yang melindungi kulit dari sengatan matahari langsung.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain yang diakibatkan oleh suhu panas udara,” kata Kharendra Muiz.

Terkait potensi gelombang laut pesisir timur Aceh, perairan Selat Malaka, Kharendra Muiz menyebutkan untuk tiga hari ke depan terpantau aman untuk kegiatan atau aktivitas pelayaran.

“Saat ini gelombang laut di perairan Selat Malaka berkisar 0,5 hingga satu meter. Kondisi ini aman bagi nelayan untuk melakukan aktivitas pelayaran,” kata Kharendra Muiz.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version