Home News BMKG: Wilayah timur Aceh dilanda hujan hingga tiga hari ke depan
News

BMKG: Wilayah timur Aceh dilanda hujan hingga tiga hari ke depan

Share
Aceh berpotensi dilanda hujan lebat disertai kilat dan angin kencang
Seorang warga melintas di antara pengendara bermotor yang melintasi Jalan Laksda Adisucipto saat terjadi hujan yang lebat, di Yogyakarta, Rabu (10/3). FOTO ANTARA/ Wahyu Putro A/ed/nz/pri.
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Aceh Utara memprakirakan wilayah timur Provinsi Aceh dilanda hujan untuk beberapa hari ke depan.

Prakirawan BMKG Malikussaleh Aceh Utara Arijuddin, dikutip dari laman Antara, Sabtu (17/12/2022), mengatakan prakiraan tersebut terjadi adanya awan pembentuk hujan di wilayah timur Aceh. Hujan diperkirakan dengan intensitas ringan dan sedang.

“Cuaca hujan di wilayah timur Aceh masih mengalami gangguan yang dapat membentuk awan penghujan dan diprakirakan hujan masih akan terjadi untuk tiga hari ke depan dengan intensitas ringan hingga sedang,” kata Arijuddin.

Dia mengatakan hujan diperkirakan cenderung terjadi terus menerus sepanjang hari, dari pagi, siang hingga malam hari. Namun, di malam hari diprakirakan akan terjadi peningkatan curah hujan.

Menurut Arijuddin, potensi hujan tersebut terjadi adanya pergerakan angin yang berubah-ubah, sehingga terjadinya perkumpulan atau pertumbuhan awan. Pertumbuhan awan ini menyebabkan hujan.

“Kondisi seperti ini juga berpotensi terjadinya angin puting beliung, mengingat kecepatan angin yang terjadi saat hujan di malam hari bisa mencapai 24 sampai 31 kilometer per jam. Meningkatnya kecepatan angin tersebut karena adanya pembentukan awan kumulonimbus,” kata Arijuddin.

Untuk gelombang laut di perairan Selat Malaka, kata dia, ketinggian diperkirakan mencapai 1,5 meter. Ketinggian gelombang tersebut berisiko untuk para nelayan yang melakukan aktivitas di laut.

“Bagi warga di wilayah dataran tinggi harus tetap waspada, mengingat masih adanya potensi hujan yang dapat mengakibatkan longsor karena berpotensi banyaknya kandungan air di dalam tanah,” kata Arijuddin.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version