Home News BNPB Targetkan Pengungsi Pidie Jaya Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan
News

BNPB Targetkan Pengungsi Pidie Jaya Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan

Share
Membangun Huntara.
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meninjau langsung pembangunan hunian sementara (Huntara) di Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Mereudu, Pidie Jaya, Selasa, 21 Februari 2026.

“Setiap kabupaten dan kota sudah membangun huntara, sebelum puasa ditargetkan seluruh masyarakat yang masih tinggal di tenda, gedung pertemuan, sekolah, tempat ibadah yang diperuntukkan bukan untuk pengungsi akan dipindahkan ke huntara,” katanya,

Suharyanto menambahkan, di Pidie Jaya untuk tahapan pertama sebanyak 773 kepala keluarga dipindahkan ke huntara dari titik pengungsian. Menurutnya hunian sementara itu merupakan tempat lebih layak jika dibandingkan tidur di tenda darurat.

“Masyarakat bisa bertahan di sini (huntara) sambil menunggu hunian tetapnya dibangun. Sehingga bisa melanjutkan kehidupan yang lebih baik dibandingkan tinggal di tenda darurat,” tuturnya.

Suharyanto menyebut, banyak masyarakat terdampak hingga kini masih bertahan di pengungsian atau rumah kerabatnya. Namun, tidak sedikit dari mereka memutuskan untuk pindah ke huntara yang sudah didirikan oleh pemerintah.

“Masyarakat yang sejak awal mengungsi di tempat keluarga besarnya, mereka juga dapat bantuan dana tunggu hunian (DTH) bahkan sebagian besarnya sudah disalurkan,” kata Suharyanto.

Ia meminta pemerintah daerah untuk membangun dua unit huntara untuk pemilik rumah yang ditempati dua kepala keluarga, atau jumlah anggota keluarga mencapai lima orang. Diharapkan dengan begitu anggota keluarga tidak berdesakan di satu tempat.

Hal serupa juga disarankan dalam pembangunan hunian tetap (Huntap). Suharyanto mengatakan, jika terdapat anak yang sudah menikah dan pisah kartu keluarga supaya diberikan dua huntap untuk korban terdampak tersebut. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak memiliki tanah, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota diminta untuk menyiapkan lahannya.

“Dengan harapan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya rumah hanyut akibat tergerus air. Pemerintah menyiapkan tanahnya dan BNPB membangun rumah termasuk dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman,” imbuhnya

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Sumut Ekspor Lidi Tembus Rp 197 Miliar, Peminat Utamanya Pakistan

POPULARITAS.COM – Ekspor lidi sawit asal Sumatera Utara diminati berbagai negara, nilai...

InternasionalNews

Hyrox Minta Maaf Seusai Viral Insiden Atlet Buang Air Besar Saat Lomba

POPULARITAS.COM – Pihak Hyrox meminta maaf setelah gelombang kritik publik muncul karena...

News

Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Dewan Ajukan Perlindungan ke LPSK RI

POPULARITAS.COM – Korban dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh...

News

Seorang Wisatawan Malaysia Hilang Saat Diving di Sabang

POPULARITAS.COM – Seorang wisatawan asal Malaysia bernama Ho Wee Han (49), dilaporkan...

Exit mobile version