Home News Bocah tujuh tahun meninggal dunia usai terseret banjir Aceh Utara
News

Bocah tujuh tahun meninggal dunia usai terseret banjir Aceh Utara

Share
1.111 rumah terendam akibat banjir di Aceh Utara
Kondisi banjir di Aceh Utara. FOTO : BPBD Aceh Utara
Share

POPULARITAS.COM – Dampak banjir melanda 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, kembali telan korban. Kali ini, bocah yang masih berumur tujuh tahun meninggal dunia karena terseret arus banjir.

Raffa Alfarizi, bocah asal Desa Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Korban terperosok ke dalam parit setelah itu terbawa arus banjir. Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian beberapa jam setelah kejadian.

“Akibat banjir, sudah dua korban meninggal karena tenggelam, korban saat ini sudah dikembalikan ke keluarganya,” kata Kepala BPBD Aceh Utara, Murzani kepada popularitas.com, Selasa (4/1/2022).

Selanjutnya, kata Murzani, jenazah korban dikebumikan diKrueng Mane, Kecamatan Samudera, lokasi yang tidak berdampak banjir.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar memantau anak-anak saat bermain air banjir, mengingat arus banjir deras dan tinggi.

“Kata harapkan warga tetap berhati saat melintas di arus banjir, mohon anak-anak dipantau agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

News

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Pakar Hendri CH Bangun, lantik Kepengurusan Pengurus Daerah...

Exit mobile version