POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) setempat, Senin (20/7/2026).
Utak-atik pejabat ala Sarjani Abdullah dilakukan dalam mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Pidie yang menyasar 45 pejabat eselon II, III dan IV, bertempat di oproom, pada Senin (20/7/2026).
Dalam mutasi itu, bupati mencopot Isnaini dari jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang sudah diduduki sejak tahun 2022 lalu, kemudian ditempatkan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat.
Kursi empuk SKPK “pengatur” program-program pembangunan daerah itu kemudian Sarjani serahkan ke Edi Saputra yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora).
Jabatan yang ditinggal Edi diisi oleh Teuku Iqbal yang awalnya merupakan Kepala Kesbangpol.
Selain itu, Sarjani juga “membuka” kembali kepak sayap karir Idhami yang sudah sempat “merosot” usai jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie ditangggalkan oleh mantan Pj Bupati Wahyudi Adisswanto pada 25 Agustus 2023 dan saat itu Idhami ditempatkan sebagai Staf Ahli.
Sarjani kemudian menempatkan Idhami sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRK Pidie menggantikan Miswar.
Miswar selanjutnya ditugaskan sebagai Kepala DinasTenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten (Disnakertrans).
Efendi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas DPMPTSP dimutasi menjadi staf ahli. Kursi SKPK tersebut dibiarkan lowong.
Terdapat juga sejumlah pejabat yang kembali dikukuhkan atau tetap di jabatan semula.
Dalam mutasi itu, Sarjani juga melantik lima pejabat eselon II hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Salah satunya adalah Muhammad Harris yang sempat bertugas ke luar Provinsi Aceh. Sarjani mempercayakan mantan Kabag Humas itu jadi Kepala BKPSDM Pidie usai lolos seleksi JPT setempat.
Sarjani Abdullah dalam sambutannya mengingatkan agar seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh integritas, profesional, serta penuh dedikasi yang tinggi.
“Kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah, saya juga meminta agar terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemantauan terhadap kinerja seluruh jajaran. Keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, apabila tidak terdapat peningkatan kinerja yang signifikan, maka para Kepala OPD juga akan menjadi bagian dari evaluasi,” pungkas Sarjani.

Leave a comment