Home News Boreout, Ketika Rasa Bosan di Tempat Kerja Terasa Melelahkan
News

Boreout, Ketika Rasa Bosan di Tempat Kerja Terasa Melelahkan

Share
Share

POPULARITAS.COM – Kalau selama ini kita familiar dengan istilah burnout, kelelahan akibat tekanan pekerjaan, ini ada fenomena baru bernama boreout justru datang dari arah sebaliknya.

Alih-alih kewalahan dengan beban kerja, boreout muncul ketika seseorang merasa bosan, kurang tertantang, dan kehilangan makna dalam rutinitas kantor.  Hasilnya? Stres, motivasi yang merosot, hingga rasa terjebak dalam pekerjaan yang seolah berjalan autopilot setiap hari.

“Boreout adalah ketika seorang karyawan mengalami kebosanan kronis, kurangnya stimulasi, dan merasa terputus dari pekerjaan karena tugas sehari-hari mereka kurang bermakna, kurang menantang, atau kurang bervariasi,” kata Jasmine Escalera, pakar karier di MyPerfectResume.

“Rasanya seperti hanya menjalani rutinitas dengan datang ke kantor dan melakukan apa yang diminta, tetapi merasa mentalnya kosong dan tidak terpenuhi.”

Fenomena ini kini banyak dibicarakan di kalangan profesional muda, terutama generasi milenial dan Gen Z, yang menempatkan kepuasan kerja dan purpose sebagai prioritas utama. Menurut psikolog Dr.Courtney DeAngelis, sebenarnya wajar kalau kita mengalami momen-momen di tempat kerja terasa kurang menarik, dan ada saat-saat di mana kita merasa kurang termotivasi.

Namun, mereka yang sedang berada di fase boreout justru berjuang dengan kurangnya keterlibatan atau tujuan.

Boreout fenomena yang umum

Makin banyak pekerja yang mengalami kebosanan akhir-akhir ini, dan ada beberapa alasan berbeda untuk tren ini. Pertama adalah orang tidak berani meninggalkan pekerjaan mereka karena tingkat persaingan yang tinggi di pasar kerja.

“Jika memiliki pekerjaan, orang cenderung mempertahankannya, meskipun tidak bahagia,” kata pelatih karier Emily Worden.

Kedua, deskripsi pekerjaan tidak sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan (job desk). Selain itu juga ada kecenderungan umum ke arah apatis terhadap keadaan dunia akhir-akhir ini.

Dampak dari boreout

Jika kita mengalami boreout dan bersikap pasrah, kita akan mandek. Para ahli menekankan bahwa menunggu terlalu lama dapat mengorbankan kebahagiaan kita.

“Kebosanan bukan sekadar kemerosotan sementara, melainkan sesuatu yang dapat memiliki konsekuensi emosional yang berkepanjangan ketika orang mengabaikan tanda-tandanya atau merasa tidak berdaya untuk membuat perubahan,” ujar Keith Spencer, pakar karier di Resume Now.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

Exit mobile version