Home News BPBA: 47 desa di Bireuen terendam banjir
News

BPBA: 47 desa di Bireuen terendam banjir

Share
BPBA: 47 desa di Bireuen terendam banjir
Banjir di Bireuen, Sabtu (21/1/2023). Foto: BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat, 47 di Kabupaten Bireuen terendam banjir pada Sabtu (21/1/2023).

Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas mengatakan, banjir tersebut terjadi akibat intensitas hujan tinggi melanda wilayah Bireuen sejak Jumat (20/1/2023) sore.

“Hujan deras menyebabkan meluapnya saluran air serta sungai wilayah setempat,” kata Ilyas, Sabtu (21/1/2023).

Adapun 47 desa tersebut, kata Ilyas, tersebar di 10 kecamatan di wilayah Bireuen. Menurut laporan, ketinggian air rata-rata 40 hingga 60 cm.

Hingga kini, kata Ilyas, jumlah pengungsi mencapai 506 KK dengan 1.855 jiwa. Sementara total korban terdampak mencapai 656 KK dengan 2.425 jiwa.

Data Pusdatin BPBA, beberapa kecamatan yang terendam banjir meliputi Kecamatan Peusangan, Kota Juang, Jeumpa, Juli.

Kemudian, Peudada, Peulimbang, Jeunib, Pandrah, Simpang Mamplam dan Samalanga.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka,” tuturnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Akibat Super El Nino, Samudra Pasifik Berubah Warna

POPULARITAS.COM – Fenomena iklim global Super El Niño yang tengah melanda bumi...

News

Gantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Brigjen Latif Usman Jabat Wakapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen...

EdukasiNews

Riset Kolaboratif Uin Ar-Raniry Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Halal Dan Pengembangan Pariwisata Aceh

POPULARITAS.COM – Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan...

InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

Exit mobile version