Home Insfrastruktur BPMA setor pendapatan negara Rp2,74 juta dolar
InsfrastrukturNews

BPMA setor pendapatan negara Rp2,74 juta dolar

Share
Hasil evaluasi Komisi Pengawas : Kinerja BPMA tahun 2025 semasa di pimpin Nasri Djalal raih predikat memuaskan
Kantor Badan Pengalola Migas Aceh. FOTO : bpma.go.id
Share

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melaporkan angka pendapatan negara dari minyak dan gas bumi pada triwulan pertama 2022 sebesar 2,74 juta dolar AS atau 137 persen dari target 2 juta dolar AS.

Kepala BPMA Teuku Mohamad Faisal mengatakan pencapaian itu disebabkan oleh rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau ICP yang lebih tinggi ketimbang proyeksi work, program, and budget (WP&B) pada tahun 2022.

“Penerimaan negara dari minyak dan gas bumi pada triwulan I 2022 adalah sebesar 2,74 juta dolar AS,” kata Faisal dalam keterangannya, Kamis (9/6/2022) dikutip laman Antara.

Faktor lain yang mendorong pendapatan negara adalah lifting gas bumi BPMA yang lebih tinggi dan cost recovery di wilayah kerja B masih lebih rendah dari proyeksi triwulan pertama pada asumsi WP&B 2022.

Sepanjang Januari hingga Maret 2022, BPMA mencatatkan angka produksi migas sebesar 22.106 barel minyak ekuivalen per hari (BOEPD) atau lebih tinggi 105 persen dari target sebesar 21.017,81 BOEPD. Keberhasilan tersebut didorong oleh aktivitas sumur-sumur gas bumi di Blok A Aceh.

Sementara itu, lifting cost produksi minyak dan gas bumi tercatat sebesar 17,68 dolar AS per barel atau lebih rendah dari target senilai 17,7 dolar AS per barel.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengapresiasi capaian kinerja Badan Pengelola Migas Aceh dalam tiga bulan pertama pada tahun 2022.

Ia mengatakan bahwa parlemen akan mendorong  BPMA bisa terus meningkat performa bisnis serta membantu persoalan lembaga baik dari sisi anggaran dan sebagainya.

“Kami berharap BPMA menjadi jembatan terhadap investasi-investasi khususnya di Aceh,” kata Sugeng.

BPMA merupakan badan pemerintah di bawah Menteri ESDM dan bertanggung jawab kepada Menteri ESDM dan Gubernur Aceh.

BPMA dibentuk untuk melakukan pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kontrak kerja sama kegiatan usaha hulu agar pengelolaan sumber daya alam minyak dan gas bumi yang berada di Aceh dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Akibat Super El Nino, Samudra Pasifik Berubah Warna

POPULARITAS.COM – Fenomena iklim global Super El Niño yang tengah melanda bumi...

News

Gantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Brigjen Latif Usman Jabat Wakapolda Aceh

POPULARITAS.COM – Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen...

EdukasiNews

Riset Kolaboratif Uin Ar-Raniry Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Halal Dan Pengembangan Pariwisata Aceh

POPULARITAS.COM – Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan...

InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

Exit mobile version