POPULARITAS.COM — Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) menawarkan sejumlah wilayah terbuka hulu minyak dan gas (migas) di lepas pantai Aceh kepada perusahaan migas asal Tiongkok, China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) Southeast Asia Limited.
Penawaran tersebut disampaikan saat kunjungan delegasi dari China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) Southeast Asia Limited di Ruang Arung Kantor BPMA, Rabu (19/11/2025).
“Kami menawarkan beberapa wilayah terbuka yang available di offshore Aceh,” kata Kepala BPMA, Nasri Djalal.
Menurut Nasri, kunjungan perusahaan migas besar seperti CNOOC menunjukkan bahwa potensi hulu migas Aceh semakin mendapat perhatian di tingkat internasional.
Pertemuan tersebut difokuskan pada diskusi dan pemaparan peluang investasi di sektor hulu migas, khususnya di Wilayah Kerja (WK) Aceh yang berada dalam kewenangan BPMA.
“Sejumlah area laut dalam yang belum dikelola menjadi sorotan utama dalam pembahasan,” ujarnya.
Nasri menegaskan, kunjungan itu merupakan bagian dari strategi BPMA untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan perusahaan migas global.
“Pertemuan ini mencerminkan komitmen BPMA dalam memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi investasi hulu migas di Aceh, serta memastikan iklim regulasi yang terbuka, transparan, dan mendukung bagi para investor,” ujarnya.
Nasri menjelaskan, setelah mendapatkan paparan dari BPMA tim CNOOC menyampaikan ketertarikan terhadap potensi migas di wilayah offshore Aceh.
Nasri menyebutkan bahwa area-area tersebut menyimpan peluang eksplorasi baru yang belum banyak tersentuh. Dia juga menyampaikan apresiasi atas minat CNOOC dan menyatakan kesiapan melanjutkan dialog konstruktif.
“Kami berharap setiap peluang yang dibahas dapat berkontribusi positif bagi ketahanan energi dan pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Leave a comment